Warm Family Circle Love At Multiply

Warm Family Circle Love At Multiply

 

Cinta tak selalu berawal dari tatapan mata lalu turun ke hati. Tapi cinta bisa hadir lewat untaian kata-kata indah yang kita tuliskan lewat blog post. Perlahan namun pasti kehadirannya mampu menempati ruang kosong di dalam hati. 

Tapi semua itu tidak akan ada kalau tiada ketulusan disana. Persahabatan indah terjalin dari waktu ke waktu. Hingga kami mengukuhkan diri menjadi “Family” hu-hu-hu terimakasih untuk segalanya my “Friendship Forever Family” lewat kalian aku belajar ketulusan itu apa. Lima belas tahun persahabatan kita kakak, mau dirayakan dimana kalau pandemi berakhir. Lampung, Ambon, Jakarta atau dimana? Yang penting bukan Balikpapan ya . 

Sekian waktu, belajar dari ketulusan itu saya pun memperlakukan hal yang sama dengan sahabat-sahabat Multiply yang lain. Sayang beberapa sempat merasa dikhianati oleh orang-orang disekitar kita (I know, mereka hanyalah 10 dari 1000 dari orang-orang yang tak tulus) meski sempat membuatku shock, parno, waspada dan enggan sok baik-baik lagi dengan orang yang belum dikenal. 

Tapi disini lagi ternyata saya berdiri. Berdiri diantara para blogger yang memang paling suka berbagi kasih sayang lewat coretan. Lihatlah perlahan namun pasti luka yang menghunjam itu pulih. Meski waspada itu tetap ada. Biarlah waktu menyembuhkan luka. Orang-orang yang memilih hanya mengambil keuntungan sendiri, negative thinking pasti akan tersingkir dengan sendirinya. Biarkan alam yang menyeleksinya. 

Kakak icha Marina ini owner blogger parenting. Blognya bermanfaat banget lho. Banyak info parenting yang dibagi disana. Dan berbicara Liebster Award, ah rasanya saya pengen berlari mengulang lagi masa-masa indah waktu masih ngeblog di MULTIPLY tahun 2006 silam. Sungguh rasanya hanyalah kebagiaan disana. Maklum masih gadis. Masih free mingle kesana-sini. Ngerumpi di chat room dengan duo kakak Hermawati dan Fairiz el Taqi. Juga adek kesayangan Riana Azzahra. Kalian bertiga kapan bikin blog lagi sih, kangen tahu. 

Warm Family Circle syndrom 

Hallo blogger milenial apa kabar? Ada yang sudah pernah ngeblog di multiply? Cung, Berarti kita seumuran dong. But wait, Multiply, apa itu? Friendster kali hahahaha. Iyes, sebenarnya multiply ada karena pindahan dari Friendster. Jejaring social pertama yang lebih hits daripada facebook pada masanya. Blogspot dan Wordpress juga sudah ada sih sebenarnya saat itu, tapi entahlah saya lebih nyaman dengan Multiply. Andai sejak tahun 2006 saya sudah aktif di blogspot pasti postingan saya sudah ribuan dan DA saya sudah berapa ya? Sambal nulils ini tiba-tiba saja fikiran ini terlintas. Nyesel kan blog ditelantarin dan baru setahunan ini memulai lagi dari nol. 

Warm family circle syndrome mau tak mau menghinggapi kami. Yang bukan siapa-siapa sampai mengaku-aku menjadi kaka-adek. Uhuks kaka-ade ketemu gede. Tapi untungnya ya di circle positif. Ada mbak Elly Butet entah tak terhitung berapa kali kopdar, makan bareng, massage bareng. Ah teman positif insyallah ke depannya juga hanya hal positif yang ada insyallah. 

Windhitia terimakasih banyak sentakannya disuatu pagi yang membuat saya akhirnya kembali menekuni dunia ini dengan menulis. 
“Kamu masih suka nulis kan Syah?” tanyanya kala itu. 

“Masih, masih kog” jawabku tergagap. Nulis status di wa dan facebook masih termasuk nulis kan? Atau rekapan belanjaan pembeli di toko juga. 

Asli kala itu bibir menjadi beku. Lalu entah mengapa dalam hati ada semangat. Suatu hari saya ingin kembali lagi menjadi writer. Windhitia ini dulu orang yang sangat berjasa bagi saya. Apa jadinya kalau nggak suka diingatkan sama dia. Beliau juga yang selalu memberi semangat kala ada deadline tulisan. Terimakasih buat malam-malam panjangnya. Meski masih sangat jauh kalau buat saya kembali menulis novel seperti impian saya dulu. Tapi insyallah apapun medianya saya akan tetap berusaha menjadi orang yang bermanfaat wind, terimakasih buat segalanya. 

Ustadzah Nina Maulinawati, aih kalau ingat suka malu-malu sendiri. Dulu suka banget curcol sama beliau waktu masih gadis. Begini begitu suka pm di Yahoo massanger. Beliau adalah sosok panutan yang terbaik. Dan beberapa tahun berselang ternyata Allah menakdirkan kami bertemu di Balikpapan. Dan beliau menjadi ustadzah di kafe Muslimah mneggantikan ustad Deris Arista. Mengingat kembali ini menjadi senyum-senyum sendiri. Bedanya dulu suka curcol online sekarang bisa langsung bertanya pas kajian. See, Allah benar-benar membawa warm family circle syndrome. Tanpa Multiply saya mungkin tak akan pernah mengenal beliau. 

Hijrah Cinta Berawal Dari Multiply. 

Dulu mendapatkan buku-buku islami itu lumayan susah. Kantong juga masih sangat tipis, jadi mencari artikel-artikel islami ya hanya dari blog. Tergabung di group-group islami membuat pola fikir saya berubah. Mulai lagi hijrah, bertemu dalam lingkaran sahabat yang MasyaaAllah indahnya juga dari blog. Oh iya ada beberapa mahasiswa/i dari Al Ahzar, Kairo yang rajin mengupdate blog nya juga dengan siraman rohani. Lalu beberapa juga menjadi sahabat dekat. Well kalau tidak dari blog entah bagaimana saya bisa mengenal mereka. Thanks ade bontot Fazlul Rahman.. beliau sekarang Dekan. Berkah ilmunya ya de’. Terimakasih buat kebaikannya selama ini. 

Ada Lina Farida yang dulu adek kecil sekarang malah lebih dewasa dari saya , hahahaha. Masih suka curcol di whatsapp juga. Semoga someday kita bisa kopdar di jakarta ya na. Miss you

Lalu ka Nicco El Qassam sosok kakak yang sangat berwibawa banget. Pernah meet up sekali di Balikpapan waktu beliau ada tugas dari kantornya Gorontalo. Siapa sangka beliau yang suka berbagi nasehat lewat blognya dengan cara yang sangat ringan justru luar biasa baiknya. Hahaha saya sempat ngambek nih gara-gara keputusannya yang agak nggak bisa saya terima. Percayalah ka, dulu saya hanya setia kawan. Meskipun sampai detik ini saya juga masih setia kawan. Tapi setidaknya sudah lebih dewasa… umur sudah kepala tiga tentu saja sudah dewasa dong hehehe. 

Dan diantara semua itu ada satau kakak yang sangat berjasa bagi hijrah saya. Almarhum ka Ibnu. Semoga Allah menempatkannya di surga yang terbaik. Entah bagaimana saya memanggilnya kakak kalau sebenarnya kita seumuran. Sikapnya yang baik, ngemong, kadang keras yah memang begitulah yang seharusnya dilakukan seorang kakak. Beliau juga yang membuat sahabatnya (my laki) akhirnya menjadi soulmate saya. Pengaturan Allah ini sangat indah sekali. 

Say no to competition 

Tahun 2006 itu blogger Indonesia masih sedikit. Tak ada persaingan lomba, jarang banget. Kalau mau palingan menulis buat koran atau majalah. Ini sih bukan lomba, hanya setiap bulan dag-dig -dug cepen siapa yang dimuat. Foto siapa yang akhirnya nangkring di halaman belakang. Disinilah bisa mendapatkan cuan dari menulis. Info-info menulis gini biasa didapat dari FLP bukan dari wag blog malahan. Ya iyalah zaman dulu belum ada wag blogger. Jadi kalau ngeblog ya nggak ada serius-seriusnya macam sekarang. Nggak ada perduli SEO, nggak perduli aturan baku. Tak ada minimal kata buat satu post. Bahkan tak jarang menulis hanya puisi atau coretan tak penting. Yang sering di post ya kehidupan sehari-hari. Tak ada bewe, tapi kalau sudah berbalas komen bisa panjang banget. Terlebih beberapa teman tersebar di berbagai negara dengan waktu yang berbeda. Terkadang kalau sudah chat bisa beneran lupa waktu hingga pagi, apalagi kalau keesokannya hari libur. 

Finding Nemo Husband at Multiply 

Dua hari yang lalu saya iseng nanya ke suami. 

“Dear Laki, kamu kog bisa Fall in love ke aku sih?” kurang lebih gitu lah ya dengan Bahasa cinta ala saya.

“Entahlah, sudah merasa klik aja kali” jawabnya sambil membelai rambut saya. Diluar hujan deras. Scene lagi romantic nih. Jadinya timbul pertanyaan iseng buat suami. Please yang belum merried bayangin aja saya nanya sambil makan bakso atau kfc ya . Dengan suasana rame, jaga protocol kesehatan, pakai masker, jarak minimal 1 meter wkwkwk.

“Masa, kan kita belum ketemu sebelum merried. Kog sudah merasa cocok aja.” Kejar lagi, kan pengen dapat jawaban yang pasti.

“Kan aku rajin baca postinganmu di Blog. Jadi aku tahu kamu gimana-gimananya. Keseharian kamu, organisasi kamu dll.”

Wow speechless lah saya. Ahahaha ternyata my husband selama ini fall in love sama coretan saya di blog. Pantes setelah puluhan tahun saya absent nggak ngeblog beliau suka uring-uringan.  Intinya mengingatkan saya untuk rajin-rajin  menulis. Berbagi manfaat buat orang lain itu keharusan sesuai  dengan kemampuan. Dan saat ini hal yang paling bisa saya lakukan hanyalah ngeblog. Jadi saya akan ngeblog dengan riang gembira. Semoga dari blog ini bisa menjadi ladang pahala saya. Dan juga ladang cuan saya untuk bisa berbagi ke yang lebih membutuhkan dengan penghasilan blog. Aamiin Ya Allah.

Nah sobat blogger, apa yang menjadi motivasimu ngeblog sekarang? Share di kolom komen yuks.

 

 

 

 






Bantuan KEMENPAREKRAF Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif Balikpapan

Bantuan KEMENPAREKRAF Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif Balikpapan


Beberapa bulan yang lalu Kemenparekraf /badan Parekraf menyalurkan bantuan kepada para pelaku ekonomi kreatif yang terdampak Covid-19 di kota Balikpapan. Tapi saya baru sempat menuliskannya. lagi-lagi karena management waktunya yang kurang matang nih.semoga next bisa menjadi pelajaran, setiap apapun harus segera dituliskan agar ide-idenya tak mudah menguap.

Saya pribadi sangat berterimakasih kepada KEMENPAREKRAF bantuan ini sangat berarti. Bagi saya selaku pelaku ekonomi kreatif yang juga bener-bener terkena dampaknya.

Tak luput para blogger Balikpapan juga mendapatkan masing-masing satu bingkisan itu juga. Ada kak Rossana Simanjuntak, Annisa Tang, Yosicca,Adam, Maretta Hills dll.

Sebenarnya momen-momen bertemu teman-teman blogger begini sangatlah dirindukan. Tapi tentu saja, kami harus tetap memenuhi protokol kesehatan. Tak ada acara temu kangen, foto-foto seperti biasa. Setelah mengambil bingkisan kami cepat-cepat pulang. Bahkan tak sempat bertemu saling melempar senyum.

Isi kotak cantik dari KEMENPAREKRAF


Beras merk Fortune 5 kg. 
Beras merk Fortune ini termasuk beras yang sangat premium. Berasnya beneran bersih dan juga pulen alami.

Minyak Makan Merk Rose Brand 2 liter.
Brand Rose Brand terkenal terbaik di pasar domestik ya. Tak salah rasanya kalau brand ini ada menjadi salah satu isi bingkisan cantik ini.

Sambal Goreng Kentang Rumah kue Brownies
kalau kalian pecinta manis (kaya saya) maka sambal goreng kentang rumah brownies ini merupakan pilihan yang tepat untuk lauk tambahan ketika makan nasi. Bayangkan nasi putih yang panas mengepul lalu makan sambal goreng kentang yang yummy. Perpaduan rasa crisphy kentang goreng, kacang tanah dan teri goreng. wiih yummy banget.

Abon Ikan Tuna Bonting.
Balikpapan terkenal dengan kekayaan hasil lautnya. Tak heran kalau produk UMKM Bonting memiliki produk unggulan seperti abon ikan tuna. Tak percaya? coba deh dirasakan, sekali mencoba pasti ingin lagi dan lagi.

Rasanya yang khas, meskipun terbuat dari ikan tidak ada sedikitpun rasa amis. Pun dimakan begitu saja tanpa nasi juga sangat enak.

Peyek ikan Pepija
Ada yang suka peyek ikan asin pepija crispy? saya duluan angkat tangan kalau ditanya. Sejak awal tinggal di Balikpapan saya sudah jatuh cinta rasanya. crispy, nggak terlalu asin juga tidak amis. kandungan gizi dari ikan pepija ini juga sangat baik buat tubuh kita. yuk mulai sekarang cintai produk-produk olahan laut yang ada di sekitar kita.

Peyek Kepiting.
Wah kalau produk Bonting yang satu ini pasti semua orang pada tahu dong. Iyalah peyek kepiting siapa juga yang nggak tahu ya kan?

Produk best seller yang selalu dicari-cari buat oleh-oleh selain amplang tentunya. Rasanya sangat enak di lidah. Makan satu peyek mana cukup?

kuy beli sudah di toko khas oleh-oleh kalimantan kalau pengen merasai gaes.
Bonting sebagai UMKM terbesar di Balikpapan memang patut diacungi jempol. Dimasa pandemi yang susah beginipun masih bisa tetap bertahan.Usahanya dibidang oleh-oleh khas Kaltim masih terus maju. tak salah rasanya karena Bonting memang menjual produk-produk khas kaltim berkelas premium.

Okey, sekian review singkat isi bingkisan bantuan KEMENPAREKRAF buat pelaku usaha kreatif di Kaltim. Sekedar info setiap daerah memang beda-beda isinya ya, tapi pada intinya KEMENPAREKRAF bersama-sama dengan UKMN berusaha untuk bersinergi saling menguatkan.

A Thousand Promises, 1000 Janji Yang Belum Kau Tepati

A Thousand Promises, 1000 Janji Yang Belum Kau Tepati

Tentang 1000 janji yang belum kau tepati.

“Sesuatu yang ingin dicapai tidaklah selalu mudah, ada perih dan kepahitan disekitar, tapi semua itu tak akan pernah terwujud tanpa memulai prosesnya. “

Membaca novel a thousand promises ini membuat mata saya berkaca-kaca. Ada perih yang harus diikhlaskan. Ada sesuatu yang harus dibayar mahal untuk satu kata “cinta”

Lalu sepantas apa cinta untuk dipertahankan ketika begitu banyak hal yang harus dikorbankan?

Siapkan saja satu box tisyu ketika matamu mulai menghangat, lalu nikmati kata demi kata yang menari-nari dalam tiap lembarnya. Saya mengulang-ulang membaca beberapa lembar yang benar-benar favorite disana. Rasanya tak rela novel ini habis saya baca.

Welcome to Naminara Republic

Sekilas imajinasi di kepala saya membentuk keindahan pulau Nami yang sangat terkenal dalam drama korea. Perpaduan pulau yang sarat akan keromantisan ditambah dengan daun maple yang berguguran dimana-mana. Membuat suasana romantic menjadi perfect.

Di dalam novel ini penulisnya beneran bisa membuat saya beimajinasi disana. Latarnya benar-benar digambarkan dengan sangat apik. Baik waktu di nami Island maupun saat sedang berada di palestina.

Rumaisha Rafani, satu tokoh utama yang digambarkan disini. Tapi entah mengapa di mata saya malah terlihat gambaran dari sosok penulisnya sendiri Mells Shaliha. Mungkin karena saya terlalu menghayati atau mungkin karena saya mengenal sendiri penulis ini layaknya kakak sendiri. 

Smart, beauty dan sholihah. Tiga poin yang melekat pada sosok penulisnya. Entahlah, mungkin juga karena kerinduan saya terlalu dalam. Hampir 14 tahun kami tidak pernah bertemu sejak terakhir berpisah. Semoga Allah menemukan kami kelak dalam satu moment yang sangat indah. Travelling ke Nami Island misalnya,  Aamiin Ya Robb.

“Sesekali kita akan merasa sakit atau menangis, sekali saja. Selebihnya biarkan senyuman mengurai Bahagia.”

Menurut kalian, mungkin tidak satu kesalahan berimbas pada beberapa hal di masa depan? Atau mungkin inikah yang disebut dengan rantai kehidupan yang terus saling jalin menjalin? Tapi tentu hal ini tidak bisa terjadi begitu saja tanpa campur tangan Allah lewat takdir bukan? Maka ketika kau kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupmu bisa jadi itu Allah sedang menunjukan jalannya agar kamu mendapatkan hal yang lebih baik.

Beautifull place in dream

“Ada sesuatu yang tak terlihat namun begitu bisa dirasakan. Yaitu ketulusan. Manusia memiliki batas penglihatan namun hati tidak memiliki sekat.

Ini adalah cerita tentang seorang gadis sholihah yang bernama Rumaisha Rafani. Seorang writer yang mendapatkan beasiswa residensi penulis ke Seoul, korea selatan. Salah satu kesempatan yang sangat  berharga bukan, tak hanya tempat yang indah. Disana dia memiliki satu misi untuk menemukan kembali kakak perempuannya Arumi yang sudah lama putus hubungan dengan keluarganya.

Palestina yang masih menyisakan kenangan

Dari korea yang penuh keromantisan, setting berganti pada Palestina yang begitu saya rindukan. Gambaran palestina disini begitu nyata. Gaza, ah lagi-lagi luka mengangga ketika bicara tentang palestina. Sukarelawan yang terluka, huru-hara.  Mengapa mereka tidak membiarkan palestina hidup dengan penuh kedamaian? Terkadang saya tutup mata berharap ini hanya catatan netizen yang tidak bisa dipercaya. Anggap saja akun yang hanya mencari sensasi. Tapi lagi-lagi kejadian seperti ini nyata adanya. Pun ketika diceritakan lagi dalam bentuk novel, hati saya masih terasa perih.

“ Aku tidak tahu mulai kapan, tetapi hatiku selalu goyah di saat bahumu bergetar oleh luka”

Di novel A thousand promises ini bertabur kata-kata puitis penuh cinta, kasih sayang, ketulusan serta setia kawan. Jiwa romantisme saya bergejolak untuk merekam setiap bait-bait cinta di dalamnya. Ini bukan cinta biasa, ini kesetia kawanan yang tanpa disadari hadir begitu saja. Tentu saja dimulai dari sebuah ketulusan dan berakhir pada cinta yang tepat.

Teman adalah petunjuk ,kemana sebaiknya kaki melangkah dan menentukan tujuan.

Judul novel : A Thausand Promises

Penulis : Mell Shaliha

Penerbit : Tinta Medina Creative Imprint Of Tiga Serangkai

Cetakan : pertama Februari 2020

ISBN : 978-623-7394-33-4

 

Selamat sista Mell Shaliha finnaly bertambah lagi, terus dan terus karyanya. Tak pernah bosan membaca karya-karyamu sista. Meski kita pernah berda di forum yang sama, tapi tak mengapa saya berakhir menjadi penikmat karyamu saja. Fighting, kayao.

 

 

 

 

 

Sekoteng Minuman Herbal Pembangkit Stamina Dan Pencegah Masuk Angin

Sekoteng Minuman Herbal Pembangkit Stamina Dan Pencegah Masuk Angin

Sekoteng

Sekoteng adalah minuman yang dikenal berkhasiat untuk menghilangkan masuk angin. Terlebih bila suhu dingin, cuaca hujan ataupun dari habis bepergian jauh, terpapar angin setelah mengendarai kendaraan bermotor.

Selain itu sekoteng dipercaya sebagai pembangkit stamina serta membuat hati menjadi riang gembira. Nggak percaya? Coba deh dikala sedang gundah gulana kalian minum semangkok sekoteng, dipastikan suasana hati kalian akan menjadi gembira.

Perpaduan jahe merah, susu serta campuran aneka roti, agar, jelly dll membuat rasa yang pas. Apalagi diminum dikala cuaca dingin dan hujan seperti saat ini badan yang sedang masuk anginpun kembali segar dan sehat. Ssttt kabar baiknya di tengah pandemi yang ada, minuman sekoteng yang mana  bahan dasarnya jahe merah juga diyakini dapat mengusir virus covid lho. Gimana sudah enak, hangat dan nyaman khasiatnya beneran bukan kaleng-kaleng kan?

Resep sekoteng ala Tradisional Jawa

Minuman sekoteng sebenarnya sudah menjadi minuman wajib bagi suku jawa terlebih yang tinggal di area pegunungan. Dinginnya cuaca disana membuat minuman ini sangat populer. Dulu waktu saya masih tinggal di jawa Timur minuman sekoteng dapat dengan mudah ditemukan di pinggir jalan. Nah kalau kalian sedang ke jogja coba deh cicipi minuman khas Jogja yang diulas di blognya kak Richa Miskiyya.

Sebenarnya membuat sendiri minuman sekoteng di rumahpun sangat mudah. Bahan-bahannya dapat dengan mudah kita temukan di dapur kita. Nah kalau kalian sedang santai yuk bikin sendiri sekotengnya. Apalagi kalau membuatnya dengan penuh cinta dijamin makin istimewa deh rasa sekotengnya.

Bahan-bahan dan persiapan membuat sekoteng

Resep dan bahan sekoteng

-Jahe merah 5-10 ruas jari. Dibersihkan, dibakar atau dipanggang lalu digeprak kasar. kalau mau lebih terasa pedas 70% di blender atau diparut. Lalu direbus sisihkan.
-Cairkan gula pasir untuk membuat simple syrup, tunggu dingin sisihkan.
-Masak agar-agar. pilih yang warna merah ataupun hijau. dinginkan lalu potong kotak-kotak.
-Masak Jelly, dinginkan. Potong kotak-kotak atau dicetak dalam cetakan jelly.
-Mutiara / pacar cina, masak lalu dinginkan.
-Klepon tanpa kelapa parut. Cara bikinnya cukup tepung ketan dibikin adonan kental, lalu diisi dengan gula merah. Rebus sampai mengembang dan matang. Angkat sisihkan.
-Kacang tanah sangrai sampai matang, buang kulitnya.
-Nata de coco.
-Roti tawar. Potong segi empat kecil-kecil.
-Gabin segi empat kecil sebagai pelengkap.
-Susu kental manis.
 

Cara membuat sekoteng

- Campur jadi satu air rebusan jahe merah, simple syrup dan susu kental manis. Aduk rata dan pastikan rasa manisnya menjadi pas.
- Masukan dalam mangkok semua isian lalu terakhir masukan gabin dan roti tawar.
Jadi deh, sekoteng yang sangat istimewa tersaji dalam waktu singkat.

Asal Usul Sekoteng

Sekoteng menurut asal muasalnya pertama kali malah berasal dari negeri tirai bambu aka China atau Tiongkok.

Istilah sekoteng sendiri berasal dari bahasa Hokkian yaitu su ko thung atau si guo tang (sup 4 buah). Isi sekoteng china tentu berbeda jauh dengan sekoteng dari Indonesia yang kaya dengan perpaduan rasa. 

Di China sekotengnya terbuat dari buah kering kelengkeng, biji teratai, kacang dan buah jail. Direbus dengan menggunakan gula batu. Kalau saya menyebutnya hampir mirip dengan dong soy. Biasa diminum untuk menghilangkan panas dalam serta sakit tenggorokan.

Su ko thung sendiri mulai dikonsumsi sejak masa dinasti Qin pada tahun 221-226 sebelum masehi. Pada masa kaisar Qin Shi Huang. Selain untuk meredakan panas dalam, minuman ini dipercaya untuk memperbaiki pencernaan tubuh.

Sementara di Singapore sekoteng disebut dengan Cheng Teng.  Bahan-bahannya pun banyak dijual di market place online seperti Tokopedia, Shopee, juga Lazada. Sementara toko offline biasa ada di toko Asia penjual bahan makanan Chinese juga banyak tersedia dengan harga perpaket antara Rp 50.000 - Rp 80.000

Bahan-bahan Cheng Theng ala Singapore

-Jamur es putih
-Red dates (hung cho/ angco)
-Gula batu secukupnya. Dirasa-rasa saja jangan terlalu manis.
-Kelengkeng kering. Kalau tidak ada bisa menggunakan kelengkeng kalengan yang ditiriskan air gulanya kalau menggunakan gula batu. Tapi kalau tidak bisa dipakai semuanya.
-Biji lotus
-Goji berry (kici)

Cara membuat Cheng Theng 

-Rendam jamur es putih dan biji lotus biar agak lunak.

-Rebus biji lotus, angco, dan gula batu. Lalu masukan kici dan jamur putih sampai bener-bener lunak dan matang. Rasa-rasa dan siap dihidangkan.

jadi teman-teman kalian sudah tahu kan manfaat dari sekoteng ala Indonesia ataupun sekoteng ala negeri asalnya? Apapun itu minuman ini karena sama-sama herbal pastinya sangat baik buat tubuh kita kan?
 
 
 

 

Perjalanan Tanpa Was-Was Dengan Grab Protect

Perjalanan Tanpa Was-Was Dengan Grab Protect

Grab Car Protect

Semenjak kasus positiv covid di Balikpapan terus meningkat dari hari ke hari jujur saya jadi worry banget nih, di kota  kalian gitu juga nggak?

Mana orang-orang makin tak peduli lagi dengan protokol kesehatan yang ada. Kesel banget kan?  Tapi untungnya sekarang ada perwali yang mengatur jam malam juga protokol kesehatan memakai masker.
Nah tapi kalau urusan kebersihan rumah menurut kak bayu Fitri, ada OkHome yang top banget. Jadi kita nggak perlu was-was lagi. Sayangnya di Balikpapan belum ada, semoga next secepatnya ada. Emak-emak pemalas yang sok sibuk kaya saya memang butuh banget bantuan aslinya tapi parno duluan mau memasukan orang luar ke dalam rumah.

Stay healthy di rumah saja.

Sebenarnya, andai saja semua hal bisa di handle dari dalam rumah saya mau kog selama masa pandemi ini di rumah saja. Urusan rezeki saya percayakan sama suami saja. Pintar-pintarnya saya menghemat dalam belanja saja. Toh pos liburan, beli baju baru, nonton, makan diluar beneran berkurang drastis kecuali kuota yang dua kali lipat dari biasanya.

Sementara urusan toko dalam seminggu kadang saya hanya buka 2 hari saja sabtu-minggu. Well dalam keadaan seperti ini mau nggak mau kita memang harus menjaga diri juga. Selain sesuai protokol kesehatan kita nggak boleh terlalu lelah. Di kantor suamipun seluruh pegawai dalam satu hari masuk kerja (wfo) dan satu hari libur. Libur lho ya bukan kerja dari rumah (wfh) jadi beneran total istirahat tidur sampai siang.

Jadi aslinya serba salah kan ya, mau diam di dalam rumah dan hanya belanja online tapi banyak kebutuhan bulanan yang mengharuskan kita tetap pergi belanja sendiri. Daripada bolak-balik beli online di beberapa tempat kan sayang ongkirnya. 

Saat terpaksa harus keluar rumah.

Was-was, sudah pasti. Secara saya biasa kemana-mana mengandalkan kendaraan umum. Dulu kendaraan umum terenak, murah full ac (angin cepoi-cepoi) adalah angkot. Jauh dekat Rp 5.000. Tapi semenjak pandemi gini saya belum berani mencobanya. Kebayang berdekatan dengan orang lain dalam rentang waktu beberapa menit cukup membuat saya insecure.

Back to Grab Car Protect

Partisi grab car protect

Tapi semenjak di Balikpapan sekarang ada Grab Car Protect rasanya plong banget di hati. Satu kekhawatiran jadi menghilang nih. Mau pergi kemana saja dan kapan saja terasa nyaman, tenang dan aman

Jadi Grab Car Protect adalah layanan Grab Car yang telah dilengkapi dengan standart keamanan sesuai protokol kesehatan. Setiap kita naik ada handsanitizer dan masker yang disediakan pengemudinya buat kita.

Grab Car Protect dilengkapi dengan partisi plastik tebal sebagai separator antara pengemudi dan penumpang untuk menjaga social distancing. Selain itu pengemudinya sudah pasti mengikuti standart protokol kesehatan, seperti pakai masker juga sarung tangan.

Ada amplop kantong plastik juga sebagai tempat untuk menaruh uang apabila penumpang membayar dengan uang cash. Tapi kalau saya lebih memilih membayar pakai ovo karena pasti banyak promo, paket hemat, dan cash back

Driver grab car protect

Pun ketika kitika kita turun, mereka langsung membersihkan tempat duduk kita dengan desinfektan. Saya sempat membuktikan sendiri. Beneran dibersihkan atau tidak, ternyata benar. Pengemudinya menepi sejenak lalu membersihkan sisi bagian penumpangnya. Wah beneran dua jempol deh buat layanan kebersihannya. Penumpang selanjutnya yang akan naikpun jadi merasa tenang karena sudah disterilkan dengan densikfektan.

Cara mendapatkan grab car protect

Cara pesan grab protect

Cara memesan Grab Car protect sebenarnya juga simple banget, kalian cukup instal aplikasi Grab. Lalu

1. Buka aplikasi Grab

2. Pilih menu mobil

3. Pilih titik pengantaran

4. Pilih menu Grab Car Protect

5. Pilih Metode Pembayaran

6. Tinggal tunggu deh, nggak sampai 10 menit sudah sampai kog driver nya

Seperti saat ini nih, Grab Car sedang ada paket hemat nih. Cukup beli paket hemat 25 atau Rp 25.000 kita akan mendapatkan potongan Rp 6.000 sebanyak 6 kali selama 2 minggu. Gimana hemat banget kan?

Mau murah, aman, dan nyaman? Pakai Grab Car Protect dong, kalian kapan cobainnya?

Kehangatan Cinta Keluarga Go Ahead

Kehangatan Cinta Keluarga Go Ahead

Pernahkah kalian belajar arti cinta yang sesungguhnya? Cinta yang hadir dan terjalin indah di dalam sebuah keluarga? Bukan melulu cinta yang memabukkan. Panas, membara tapi sebentar menjadi dingin, membeku lalu menghilang disapu hujan yang turun?

Belajar dari drama china Go Ahead yang sekarang sedang on going saya tahu bahwa cinta dalam keluarga seharusnya penuh kehangatan. Dalam blognya kak Hadi menuliskan 9 cara mengatasi anak yang bertengkar

Begitu juga di dalam drama ini, Penuh pertengkaran, intrik dalam rumah tangga. Jadi awalnya saya enggan menontonnya. Drama keluarga apanya coba yang bagus? Lalu tanpa sengaja sekilas saya melihat tampilan siau Li Jian-jian, siau He Zi Qiu dan Siau Ling Xiao. Whaah How ge ai. Imuut banget gitu.

Saya dibuat tercengang dong. Dari episode satu sampai sekarang saya mengikutinya. Jangan tanya berapa box tisyu yang saya habiskan. Episode 1-10 beneran memeras air mata berliter-liter. Baru makin kemari makin menggemaskan karena dibumbui dengan racikan cinta yang pas.

Cinta adalah tentang segala penerimaan. Tak ada yang mudah dari hal tersebut. Mengingat ketiganya berawal dari broken home family. Bertiga sama-sama tidak ada sosok ibu yang menghangatkan. Tak ada belaian kasih sayang tempat berbagi cerita. Bagaimanapun ada beberapa fase yang perlu sosok ibu.

Adakalanya ketika Li Jian -Jian pertama kali haid, dengan bangganya memberi pemberitahuan dengan sangat bangga dan bahagia. Juga pertama kali memakai dibelikan bra berenda sama Ling Xiao. Suasana makan siang yang penuh kebahagiaan tentu berubah menjadi "krik-krik-krik"

Hampir tiap malam setelah admin group up drama asia saya langsung nonton. Bahkan versi raw di youtube (tanpa subtitle saya tetep tonton) hahaha saya kalau lagi fall in love mah gitu, totalitas.


Song Wei Long sebagai Ling Xiao

Saya jatuh cinta sama drama ini karena ada Song Wei Long. Hahaha saya crazy in love sama drama-drama nya dia. Cakeeeb abis, cute nggak ngebosenin gitu. 

Dia tuh setiap main drama gini deh warm banget, saya ingat beberapa teman yang bilang kalau melihat senyumnya Song Wei Long ini membuat like butterfly fly in stomach. Hanya pecinta drama yang tahu rasanya gimana, yang penting nggak bikin hati berdebar ya kan. Cukup senyumnya suami aja yang membuat hati berdebar wkwkwk.

Tan Song Yun sebagai Li Jian Jian

Seven Tan / Tan Song Yun adalah sosok gadis yang super imut. Bukan cantik nan mempesona namun menggemaskan. Aish rasanya pengen cubit pipinya yang chubby. Kemanjaannya khas remaja yang sangat menyenangkan. 

Beruntung dia memiliki 2 kakak angkat yang sangat menyayangi dan super memanjakannya.

Steven Zhang sebagai He Zi Qiu

Steven Zhang disini beneran saya acungi jempol. Sejak masih kecil sudah membuat saya berdecak kagum. Kedewasaannya ditempa karena memang dibesarkan oleh ibunya seorang diri tanpa sosok ayah disisinya.

Dan ketika berhasil masuk dalam keluarga Li, adalah kebahagiaan yang benar-benar sangat disyukuri. Saya menangis terharu saat dia pertama kali memanggil "papa" dia dengan sabar mengalah dan sabar dengan segala perlakuan Li Jian Jian. 

Pertengkaran adalah masa kecil yang sangat indah

Kenakalan anak-anak bukanlah hal yang harus dibesar-besarkan oleh orang tua. Adakalanya hanya butuh kehadiran orang tua untuk membesarkan hatinya. Begitu yang diajarkan Li Haicao. Entahlah disini dia merupakan sosok yang perfect. 

Super Dad yang pintar masak, menjahit sekaligus merawat ketiga anak ini berikut menjalankan usahanya toko mie di Xiamen. Jadi bukan hal yang aneh ketika mereka sangat cinta melebihi cintanya pada keluarga mereka sendiri.

Cinta Monyet atau Cinta  segitiga?

Cinta hadir karena ada rasa nyaman. Rasa ingin melindungi orang yang kita sayangi dari kejahatan dunia luar.

Segitunya duo kakak ini sayang sama adiknya hingga berakhir dengan pernyataan cinta. Cinta yang salah tempat Hihihi. Meski menyebalkan tapi sekaligus menyenangkan mendapatkan curahan cinta yang tak tanggung-tanggung.

Bayangin yang satu menjadi dokter gigi karena masa kecil Li Jian jian takut ke dokter gigi waktu giginya bermasalah. Dan yang satu buka toko kue karena Li Jian Jian suka makan kue manis. Cinta yang sangat menghangatkan hati.

Lalu ada dong monkey love nya juga. Trus ada celutukan masa kecil misalnya nanti kalau sudah besar bakalan menikah berdua.  Ah sesimple itu cinta. Hadir dari kesederhanaan masa kecil yang penuh kenangan yang tak terlupakan.

Ost drama Go Ahead ini beneran kaya menyatu banget di jiwa. Karena hampir tiap hari nonton 2 episode saya auto hampir hapal nih. Tapi memang enak di dengar sih.

Beberapa Quote drama Go Ahead

-Adakalanya kita harus diam-diam merindukan seseorang yang kita sayangi (meninggal) tapi cukup kita yang tahu. Kita tak perlu menunjukan pada orang lain agar tak menambah rasa sedih dihatinya