Tips Merawat Keluarga Yang Isolasi Mandiri

Tips Merawat Keluarga Yang Isolasi Mandiri

Balikpapan akhir-akhir ini cuacanya sedang tidak bersahabat. Hujan yang terus menerus, angin serta dingin mau tak mau membuat badan menjadi agak kurang sehat. Masuk angin rasanya bukanlah hal yang dapat dihindari.

Kerokan
Pict : klikdokter

Kebetulan saya dan suami tinggal serumah hanya berdua jadi rutinitas pengobatan Kami adalah saling kerokan (kebiasaan yang sukar dihilangkan), bergantian saling memijat juga refleksi kaki sebisanya. Terlebih di situasi pandemi seperti saat ini tak mungkin rasanya memanggil ke rumah tukang pijat yang biasa ke rumah.

Hingga hari berganti hari, lebih dari 3 hari suami suhu badannya tetap panas. Turun kalau pas meminum paracetamol namun beberapa jam naik lagi.

Demam berdarah ataukah tipes? Terlebih badannya kog kian lemas, perut bilangnya terasa nggak nyaman, mungkin asam lambungnya kambuh. Pikir saya sambil flash back sebulan terakhir saya sama sekali nggak masak buat sarapan apalagi bekal makan siang. Duh makin lengkap rasa berdosa dalam diri. 

Hingga senin kemarin mendapatkan kabar kurang menyenangkan. Salah satu rekan kerja suami positif terpapar virus covid 19, lalu menyusul dua rekan yang lain. Total tiga orang, entahlah semoga tidak bertambah lagi. 

Meski beda divisi tetap saja ada kekhawatiran. Seberapa besar area kantor? Bertemu di mushola, toilet, lapangan bulu tangkis, futsal ataupun di ruang security buat absent bisa saja terjadi kemungkinan.

Untunglah kantor suami segera memberlakukan lock down dan semua pekerjaan di handle dari rumah karena kalau tidak entah berapa banyak lagi kasus akibat virus Covid 19 ini. 

Isolasi Mandiri Apa dan Bagaimana?

Rapid test

Percayalah rapid test pada saat tidak sehat akan menimbulkan reaktif, jadi tenang dan jangan panik (bohong dink saya panik banget sampai bingung harus ngapain aslinya)

Lalu solusinya bagaimana? Tentu saja harus Rapid ulang atau sekalian test swab tenggorokan dan hidung di rumah sakit biar rasa penasarannya terobati. 

Hasil tes swab tentu saja berbeda dengan hasil rapid test yang bisa keluar hari itu juga. Sembari menanti hasil tes swab keluar selama  2 sampai 3 hari. Suami tentu saja harus  mulai isolasi mandiri di dalam kamar dan nggak boleh kemana-mana.

Be Good Nurse To Husband

Selemah-lemahnya seorang istri tentu dia tetap harus kuat ketika menghadapi keadaan yang mengharuskannya untuk tetap kuat dan tegar. Merasa sedih, lemah, tak mampu berbuat apa-apa itu boleh. Tapi jangan lama-lama. Ada orang yang harus kita kuatkan hatinya agar imunnya tidak lemah.

- Setiap saat ingatkan dengan kewajibannya untuk terus mendekat kepada Allah.

- Putar playlist Murottal Qur'an, Sholawat, ataupun ceramah keagamaan yang bisa membuat kita semakin semangat untuk sembuh.

- Hujani dengan kata-kata cinta, kata-kata sayang, kalimat bahwa kita tidak bisa hidup tanpanya. (Bohong lagi kan, eh tapi it's work. Suami sempat muji, so sweet banget sih. Tumben, biasa statusmu isinya Oppa korea wkwkwk)

-Tunjukkan bahwa kita benar-benar sayang, dan Kita benar-benar berharap akan kesembuhannya.

-Upload foto-foto kebersamaan kita di sosmed. Yang lain bilang lebay biarlah, sok manja biarlah. Suami, suami kita sendiri. Nah kalau kita upload foto suami orang baru deh salah hehehehe

Karena ini isolasi mandiri, seharusnya tidak membolehkan kita berinteraksi juga dengan orang lain. Agar kita tidak menjadi pembawa virus keluar juga.

Maka sudah seharusnya kita mempersiapkan detail yang kita butuhkan selama minimal 2 minggu atau lebih.

-Desinfektan, sabun cuci, pengharum ruangan, bayclean, sabun cuci tangan, sabun mandi, Dettol, serta pasta gigi dll.

-obat gosok, balsem, minyak angin, minyak kayu putih.

-Sembako, beras, gula pasir, minyak makan, terigu, dll

-Sayur mayur berikut bumbu dapurnya juga.

- Ikan, telur, daging, ayam

- Buah-buahan yang kaya vitamin  seperti straberry, jeruk, kiwi, apel, peer.

- vitamin C, vitamin E, serta Aneka obat-obatan seperti paracetamol, degirol, antalgin. 

Pastikan semua kebutuhan tercukupi selama dua minggu atau lebih. Berusaha semaksimal mungkin agar bisa hidup di dalam rumah saja.

Persiapan Isolasi Mandiri

Sebenarnya kalau masih bisa dirawat di rumah, Tidak ada keluhan yang parah banget mending di rumah saja deh. Mengingat di ruang isolasi rumah sakit penuh dengan orang yang kita tidak tahu grade sakitnya bagaimana? 

Belajar dari beberapa pasien covid yang berhasil sembuh dulu yang terpenting adalah pikiran tenang, olahraga, berjemur di pagi hari,  asupan nutrisi dan vitamin yang harus benar-benar kita jaga.

Kalau saya lebih suka merawat suami di rumah begini meski kerepotan saya naik jadi 300% mulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur. Pikirkan saja pahala-pahala-pahala agar riang gembira kita melakukannya.

-Gunakan selalu masker meski di dalam rumah.

-Sering cuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir.

-Pisah ranjang eh pisah kamar. Jaga jarak. Seberat apapun perpisahan itu masih tetap satu atap kok, jadi aman saja pasti ya. Masih bisa menatap dari  kejauhan 2-3 meter juga.

-Buka jendela dan pintu  kamar lebar-lebar di pagi hari. Jaga kebersihannya, ganti sprei sarung bantal sehari sekali (biar mirip di rumah sakit eh hotel gitu)

-Jangan makan bersama-sama. Kalaupun harus bersama tetap jaga jarak. Persiapkan sayur dan nasi di mangkok/piring secukupnya. Kalau kurang gampang nambah lagi, tapi kalau bersisa pasti hanya akan dibuang.

-Bikin vitamin c booster dari juice alami. Buah-buahan blender sebanyak mungkin. Tak mengapa mahal sedikit, capek sedikit demi seseorang yang kita sayang kan?

-Perbanyak konsumsi protein dan sayur-mayur. Kalau selama ini makan sehari 3 kali, sekarang tambah 2 kali lagi. Porsi nasinya saja yang dikurangi.

Sepertinya sekian dulu sharringnya ya kalau teman-teman ada saran, kritik boleh banget lho cerita di kolom komen. Gomawo..

Pengalaman Operasi Gigi Bungsu di RSUD Gunung Malang - Balikpapan

Pengalaman Operasi Gigi Bungsu di RSUD Gunung Malang - Balikpapan


Hai Friend's, Pernah mengalami sakit gigi? Nyeri yang teramat sangat gitu nggak? Kalau dalam keadaan urgent misalnya gigi berlubang gitu ada lho obat sakit gigi alami yang ditulis di blog nya kak Mutia.

Tapi kali ini saya mau cerita sedikit tentang pengalaman operasi kecil karena impaksi gigi bungsu. Kalimat operasi terkesan serem ya? Tenang aja dont worry be happy. Sakitnya operasi gigi bungsu ini tidaklah sesakit sakit gigi yang kita tahan selama ini.

Jadi, lima tahun yang lalu saya sudah tahu kalau ada pertumbuhan yang tidak wajar di ujung geraham gigi bungsu. Tapi mau ke dokter gigi maju-mundur karena ngebayangin operasi pasti menyakitkan. Alhasil saya menahan-nahan rasa sakit yang tiada terkira itu hampir 4 tahunan lamanya.

Gejala tumbuhnya gigi bungsu yang perlu kamu tahu

Sebagai referensi aja, sakit gigi karena gigi bungsu ini tidak semua orang tahu. Terkadang berfikir owh gusi bengkak, panas dalam, sakit kepala, migrain, sakit telinga atau yang parah lagi vertigo. Ini sah-sah aja sih karena kadang kehadiran si gigi bungsu ini malah menekan syaraf kita.

1. Rasa sakit di bagian belakang mulut, di belakang geraham.  Kadang sampai ke telingga dan kepala.
2. Nyeri pada gusi, gusi bengkak
3. Nyeri pada bagian rahang
4. Sakit kepala atau sakit kepala sebelah (migrain) berkepanjangan.
5. Nafas berbau
6. Tumbuh gigi kecil di ujung geraham. Tapi ada juga yang tidak muncul sama sekali ke permukaan.

Perjuangan Panjang Demi Si Gigi Bungsu

Jadi ada satu waktu saya benar-benar sudah tak sabar dengan sakit yang ditimbulkan oleh si gigi bungsu. Mulai dari hari-hari merasakan sakit kepala yang lumayan sakit hingga sampai ke telingga saya yang bermasalah bahkan sampai gendang telinga pecah. Jadi malam itu saya memberanikan diri ke dokter gigi.

Saya tentu berharap datang, diobati lalu sembuh. Tapi ternyata ditolak. Peserta BPJS harus antri, nanti baru di sms kapan bisa diperiksa. Dan nyebelinnya itu memakan waktu 1 minggu kemudian. Kebayangkan, menahan sakit yang teramat sangat lalu masih disuruh sabar menanti kabar di rumah. Ya sudahlah memang aturannya begitu karena antri mungkin.

Lalu satu minggu kemudian saya datang buat diperiksa. Sesuai dengan perkiraan saya gigi bungsu memang harus dicabut. 

Tapi tak semudah itu, ternyata prosesnya harus melalui antrian panjang yang melelahkan. Eh tapi ini karena aku memakai bpjs ya, kalau mau proses cepat bisa membayar sendiri secara umum.

Jadi setelah diperiksa dokter gigi bpjs, aku cuma dikasih obat penghilang rasa nyeri, plus dikasih surat rujukan ke RSUD agar diperiksa ke dokter bedah mulut. Lalu setelah diperiksa dokter bedah mulut, ronsen gigi lalu dijadwalkan kapan operasi gigi. Jadwalnya 2 bulan dari waktu diperiksa kala itu. Lumayan nyesek sih ternyata yang senasib nahan gigi bungsu gini banyak ya hahaha.

Time To Say Good Bye Gigi Bungsu.

Finnaly setelah penantian panjang, lewat dua bulan dari jadwal yang dijanjikan telefon yang dinanti-nanti datang. panggilan dari RSUD  hari ini juga harus datang untuk pemeriksaan darah, cari tempat tidur rawat inap. Asli agak khawatir kenapa harus rawat inap segala tapi ya sudahlah ikuti saja segala prosedurnya.

Setelah semua proses selesai, sudah makan dan tidur manis di ruang rawat inap, jam 3 sore Dokter visit ke kamar, memberitahu hasil test darah, prosedur operasi besok serta tak lupa test alergi obat bius untuk keesokan harinya. Infus dipasang keesokan harinya menjelang operasi.

Sebelum operasi tetep aja harus puasa. Sayang jam nya molor dari seharusnya jam 10 pagi, jam 1 siang baru masuk ke ruangan itupun saya mendapatkan antrian yang terakhir.

Hingga detik-detik di meja operasi, ciut juga nyali saya melihat 2 orang sebelum saya dalam keadaan terbius total dan di mulut ada kain kasanya gitu. Asli serem, sayangnya tak mungkin kabur kan? Hahaha

Seolah tahu pikiran saya para dokterpun tersenyum ramah, ngajak ngobrol ringan serta ada yang mendendangkan lagu campur sari. Dan nggak ada lima menit sayapun tertidur lelap. Terbangun sudah disamping suami yang membawa ke kamar. Yeay sesimple itu ternyata operasi gigi bungsu.

Terima kasih banyak para Dokter dan perawat di RSUD Gunung Malang. Yang luar biasa baik, ramah dan sabar. oh ya buat operasi gigi bungsu ini total saya rawat inap 3 hari dua malam.


Duo Savior in my Life, Mebo and Mederma Combiphar.

Duo Savior in my Life, Mebo and Mederma Combiphar.

Sebagai seorang ibu rumah tangga, bohong rasanya kalau saya tidak khawatir dengan luka bakar. Hampir Setiap hari ada saja kecerobohan kecil yang terjadi di dalam rumah.
Memang bukan luka bakar yang besar. kadang ya sangat sepele seperti terkena air panas, terkena uap nasi, tersenggol panci dan yang paling sering terkena percikan minyak waktu menggoreng ayam ataupun ikan.
Trauma kadang iya. apalagi pas terpercik di muka seperti saat ini. Saya kadang sampai semingguan malas masak kalau sudah begini. Tapi ya ujung-ujungnya kembali lagi ke dapur. Tempat saya biasa berkreasi, menunjukan cinta sejati dan tentu saja menyalurkan hobi. Cie puitis banget alasan ke dapurnya. Padahal aslinya isi dompet sudah mulai Menipis sementara suami gajian masih lama (eh kog malah curcol)

Saat itu saya belum kenal Mebo. Jadilah luka bakar bekas cipratan minyak goreng panas ini cuma saya dinginkan pakai air dingin kurang lebih sepuluh sampai lima belas menit. 

Nggak mau ambil resiko, karena letaknya pas di muka. Saya tidak mengoleskan pasta gigi atau odol seperti luka lain di tangan. Saya kapok dengan bekas luka bakar yang bernanah dan berair. Terlebih bekasnya yang sangat hitam.

Dengan pengetahuan yang minim saya oleskan cream moisturizer dan lotion yang biasa saya pakai. Rasanya tambah panas dan perih. Noted, perlu diingat bahwa cream dan lotion skincare tidak baik buat luka Bakar. Lalu saya bilas lagi dengan air mengalir lalu saya menempelkan es batu, lumayan enakan, tapi ternyata saya salah. Mengobati luka bakar dengan es batu hanya memperparah luka bakar. Yang seharusnya grade 1 bisa menjadi grade 2. Duh duh duh.

Dan terlihat hasil akhirnya tetep ada noda hitam kemerahan di wajah saya sampai sekarang. Lukanya memang sudah tak terasa sakit namun masih membekas jelas.

Di tengah kegalauan hati yang melanda untunglah akhirnya saya mengetahui  ada Mederma Combiphar sebagai penyelamat hidup (mulai lebay).
Aslinya saya bahagia banget. Kemarin-kemarin sempat kepikiran ke dokter kulit atau skincare karena lokasinya terlihat jelas, nyebelin banget di pipi kanan Hitam dan besar. Sudah kebayang aja paling sedikit ratusan ribu  melayang buat konsultasi dan creamnya. belum lagi buat tindakan yang lain.

Setiap hari sehabis mandi atau setelah wudhu saya oleskan Mederma Gel Proaktif ke bekas luka bakar saya. Teksturnya ringan, mudah menyerap. Mederma mengandung bahan Alam Cepalin, Allantoin dan Aloe Vera yang bekerja tidak hanya di kulit tapi meresap dikulit. Wish me luck, semoga nggak sampai delapan minggu bekas luka bakar saya sudah memudar ya.

Aston, Panin Tower 16th floor.
Pagi ini, 06 October 2019. Saya bersama rekan-rekan wanita Blogger Balikpapan menghadiri Talk Show Women Community dengan tema "Regret Comes Later" bebas beraktivitas di rumah dengan meminimalkan luka bakar ringan. Talk show ini diprakasai oleh Mebo-Mederma Combiphar Indonesia dan ibu - ibu profesional Balikpapan. 

Hadir sebagai narasumber hebat kali ini adalah doker MN Khairuddin sp.b selaku wakil direktur rumah sakit Pertamina Balikpapan dan dokter Kusuma Wongso  selaku dokter dari PT Combiphar Indonesia.
Bagaimana sih agar kita bebas beraktivitas di dalam rumah dengan meminimalkan resiko luka bakar ringan? 

Seperti. yang saya bilang tadi, luka bakar ringan sangat mudah kita temui di rumah. dan tahukah kalau Prevalensi luka bakar di Indonesia berkisar 22%. Sebanyak 69% nya terjadi di Rumah, 21,5 diakibatkan air panas dan minyak panas. Duh, makanya untuk berjaga-jaga dari hal yang tidak diinginkan sebaiknya setiap rumah mulai sekarang menyediakan Mebo Combiphar di kotak P3K rumah.

Penyebab dan Jenis Luka Bakar
Ada berbagai penyebab luka bakar dari sekeliling kita. Hendaknya kita jadi aware dan sangat berhati-hati. Jenis-jenis penyebab luka bakar ini bermacam-macam, dan sebagai ibu kita harus tahu agar bisa mencegah terjadinya luka bakar tesebut, serta tahu bagaimana cara penanganannya.

1. Flames Burn 
Flames burn adalah luka bakar yang disebabkan karena adanya api. Sedia selalu APAR untuk menghindari api di dapur.

2. Scald Burn 
 Scald burn adalah luka bakar yang  disebabkan oleh air  panas. Kasus luka bakar Ini merupakan salah satu penyebab luka bakar tertinggi pada anak. 
Bagaimana sih, cara menghindari Scald Burn pada anak dan orang dewasa?
- Pada saat anak hendak mandi air panas biasakan memberi air dingin dulu pada ember. Lalu baru dikasih air panas dan terakhir dicoba menggunakan siku.
- Letakkan  minuman panas kopi atau teh di tempat tinggi yang tak terjangkau dengan anak. Untuk menghindari tersiram minuman panas.
- Pastikan keran yang mengalir di shower kamar mandi panasnya seimbang. Atau lebih baik matikan mesin pemanas air bila tidak sedang digunakan. Karena banyak kasus scald burn pada orang dewasa karena kelalaiannya menggunakan shower air panas.

3. Electric Burn 
Penyebab electric burn adalah setrum pada listrik. Luka bakar elecktric burn ini biasanya berupa luka kecil tapi bisa menimbulkan luka bakar yang parah dan dalam.

4. Radiation Burn 
Radiation Burn terjadi  karena terkena sengatan sinar matahari atau sunburn.
kulit menjadi memerah dan terasa sangat nyeri. Gunakan selalu sunscreen bila berpergian dibawah terik matahari  dan terpapar dalam waktu yang lama. misalnya memancing dilaut lepas, X-ray dan terapi radiasi.

5. Chemical Burn
Chemical burn biasanya karena terkena zat kimia yang keras. Misalnya pada produk pembersih rumah tangga. pembersih noda keramik dan kloset kamar mandi, pemutih pakaian dll. Gunakan sarung tangan untuk meminimalisir hal tersebut.

Tingkatan luka bakar yang harus kita tahu.
1. Luka bakar grade 1A
Mengenai kulit bagian luar, memerah tanpa melepuh, kering dan nyeri sekali
2. Luka bakar grade 2A
Menembus mengenai lapisan kulit bawah, merah, bergelembung dan lembab, nyeri  sekali.
3.Luka bakar grade 1B
Meluas ke seluruh lapisan kulit. melepuh, agak kering, tidak nyeri.
4. Luka bakar grade 2B.
Mengenai otot dan tulang, luka bakar Kehitaman, tampak hangus. tidak nyeri 

Proses penyembuhan luka bakar sangat tergantung dari pertolongan pertama yang diberikan. Waktu krusialnya 4 jam pertama sebelum bertambah parah dan terinfeksi.
Dulu, kita sangat percaya dengan apa yang diajarkan oleh nenek moyang ataupun mitos di masyarakat yang salah kaprah. Seperti di oles odol, dioles mentega, dioles kecap, ditabur kopi, ditabur tepung, diberi putih telur dan yang terakhir dikompres es batu.
Padahal penanganan yang salah dalam luka bakar sangat membahayakan. Yang awalnya cuma luka ringan bisa jadi luka menengah hanya gara-gara salah Menangani luka.

Berikut ini adalah tips and trick penanganan luka bakar ringan yang benar  menurut dokter Khairuddin

1. Dinginkan Luka Bakar.
buka baju kalau luka bakarnya di tubuh, lalu secepatnya dinginkan luka dengan air bersih bersuhu normal. Cari sumber air bersih terdekat, tetapi jangan gunakan air Es. siram/basuh dengan air yang mengalir agar panas tidak menempel terlalu lama. 
2. Keringkan luka yang terkena luka bakaR dengan lembut.
3.Kalau luka bergelembung/ berair jangan pecahkan sendiri. Bawa ke dokter, karena itu bisa menimbulkan infeksi serius.
4.Berikan salep luka bakar Mebo pada bagian yang terkena luka bakar. Oleskan tipis dan merata.
5. balut luka bakar dengan balutan yang bersih dan tidak lengket. 
6. Apabila area luka bakar cukup luas dan muncul tanda kemerahan atau melepuh segera bawa ke klinik /dokter.

Mebo, Aksi Nyata Untuk Luka Bakar

Kenapa pertolongan pertama kita harus  menggunakan Mebo,
1. Mebo terbuat dari bahan alami 
2. Mebo mengandung minyak wijen sebagai pelembab.
3. Mebo diformulasikan tanpa antibiotik

Fungsi minyak wijen dan beeswax adalah untuk menciptakan kondisi lembab pada area luka sehingga mempercepat penyembuhan. Selain itu, minyak wijen dapat menyerap sisa panas pada area luka bakar, sehingga bisa mengurangi tingkat keparahan luka bakar.

Dalam minyak wijen terdapat kandungan β-sitosterol yang berfungsi mengurangi peradangan pada luka bakar, seperti adanya pembengkakan, kemerahan, gatal, serta meredakan rasa nyeri.

Kandungan lipid serta vitamin E dan K-nya berfungsi sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk sel-sel pada kulit serta menunjang pemulihan jaringan, sehingga mengurangi potensi timbulnya bekas luka.

Mebo membuat suasana kulit menjadi lembab, mengurangi peradangan, menyerap sisa panas sehingga mengurangi tingkat kedalaman luka bakar, dan anti infeksi.

Selain itu, Mebo juga mengandung 3 bahan herbal, yaitu Phellodendri chinensis, Coptidis rhizome, dan Scutellariae radix, yang berfungsi untuk pemulihan jaringan kulit.

Mederma, Double protektor dari Combiphar.


Komposisi dari Mederma memang  terbuat dari bahan alami yang bisa memudarkan bekas luka. Sebagaimana dipercaya oleh Dokter Indonesia sebagai gel untuk perawatan bekas luka.

- Cepallin/Onion Extract (Kaempferol Dan Quercetin)yang berfungsi sebagai anti peradangan, memperbaiki tampilan dan struktur skar.
- Allantoin yang berfungsi untuk mengatasi hidrasi dan rasa gatal.
-Aloe Vera yang berfungsi untuk melembapkan dan mencerahkan kulit.


Setelah luka bakar mulai sembuh. Luka mengering dan pastikan tidak sakit lagii. Segera oleskan Mederma 2-3 kali sehari  selama beberapa minggu agar proses pemulihan menjadi cepat. Mederma menurunkan produksi Collagen pada Kulit untuk mengurangi  timbulnya scar dan  keloid. sedangkan pada luka lama oleskan Mederma 3 hingga 4 kali sehari selama 3 sampai 6 bulan. Tergantung bagaimana bekas luka kita.

Mederma tidak hanya bekerja di permukaan kulit, tapi juga meresap dan memperbaiki bekas luka hingga ke bagian dalam kulit sehingga perawatan lebih efektif secara menyeluruh.


Dimana kita bisa mendapatkan kedua produk Mebo dan Mederma ini? Jawaban pertanyaan ini  pasti yang ditunggu kan? kita bisa mendapatkannya di apotik-apotik terdekat, kimia farma, Watson. Pakai Mederma dan katakan selamat tinggal pada Scars. "Bye-bye scars.."

Safety di dapur bersama Chef Gatot Tricahyo.
Tiba sesi masak- masak dan sharring di dapur yang aman bersama Chef Gatot. Tricahyo. Dapur sebenarnya bukanlah tempat yang harus kita hindari Dan menyeramkan sebagai tempat terciptanya sumber luka. Melainkan tempat untuk menciptakan karya seni. Sebagaimana jargon Chef Gatot "Food is Art, doing by heart" yah kita memang harus memasak dengan hati agar hasil yang kita masak bisa sempurna seperti karya seni.
Masakan Chef Gatot,salmon sambal Dabu.

sebagai ibu-ibu rumah tangga kita harus tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan tidak kita lakukan, apa yang harus kita persiapkan untuk meminimalisir luka bakar dari dapur.

1.jangan biarkan lantai licin, pilih keramix  lantai dapur yang kasar (keramix khusus  untuk lantai dapur dan kamar mandi). Terkadang lantai jadi super licin kalau terciprat air, tepung ataupun minyak goreng. Kalaupun sudah terlanjur memakai keramix yang licin bisa kita tambahin karpet yang kasar.
2. Siapkan APAR. (Alat pemadam api ringan) ukuran kecil buat berjaga-jaga kalau sampai terjadi kebakaran. Atau hal-hal yang tidak kita inginkan.
3.  pakai tiga pisau dan talenan secara terpisah. Untuk ikan, daging, ayam. Buat buah dan sayur serta buat makanan matang.
4. Saat mempergunakan microwive jangan sampai ada unsur logam yang kita pakai untuk memanaskannya. Seperti sendok, garpu ataupun alumunium foil
5. Pakai exhouse ataupun minimal dapur ada jendelanya. agar udara bisa berganti.

Sekian share saya tentang Mebo & Mederma Combiphar. "Regret Came Latter" Bebas beraktivitas di rumah dengan meminimalkan luka bakar. Selanjutnya inilah foto-foto keseruan bareng teman-teman Blogger Balikpapan

Saat ibu-ibunya mengikuti Talk Show, anak-anaknya mewarnai. Keren memang team Combiphar.

Paling sebel foto wefie gini, muka jadi selebar tampah
Tapi kalau nggak ambil gini biasa kesempatan terlewat begitu saja.

Bakwannya juara....

Blogger Balikpapan Dan Team Combiphar

Dengan seluruh peserta Talk Show Mebo-Mederma Combiphar

mau Mebo atau Mederma? Dua-duanya dong 😍

#mebomedermawomenscommunity #mebocombiphar
#medermacombiphar
#combiphar
Mengurangi  Morning Sickness

Mengurangi Morning Sickness


Morning sickness memang sangat mengganggu sekali.
Perut mual, pengen muntah yang sangat hebat, begah dll.

bagi ibu-ibu yang hamil di trisemester pertama hal ini bisa dibilang wajar, sangat wajar malah.
Terkadang sebelum tahu positif hamil justru ini yang bisa dijadikan petunjuk.

Tapi apa jadinya kalau yang mengalami Morning Sickness bukanlah ibu hamil?

Sejak duduk di bangku sekolah bisa dibilang tiap pagi saya mengalami morning sickness, terutama pas mau gosok gigi dan cuaca dingin, ampun dech. Secara rumah saya bener-bener di lereng gunung lawu, kebayang gimana dinginnya?

Juga ternyata morning sick tidak hanya menyerang kaum hawa, kaum adampun juga ada yang punya, Hore...senengnya ada teman yang senasib;P

Jujur saya lupa bagaimana awalnya  bisa mendapatkan penyakit di pagi-pagi , terlebih tetangga bisik-bisik kalo saya hamil diluar nikah. Ibu marah sampai dibawa ke Dokter segala, tapi  wong saya nggak hamil kog jadi siapa takut.

Menurut dokter saat itu sich saya kena mag, asam lambung saya terlalu tinggi, sehingga mengakibatkan mual dan muntah itu. Tapi meski sudah mengkonsumsi obat Mag yang diresepkan sampai sekarang sama saja masih tetap.

Lalu morning sick ini ada solusinya nggak sich? Ternyata ada.

Setelah gogling sana-sini serta mempraktekan pada diri saya sendiri, saya menemukan resepnya. Meskipun tidak hilang total minimal bisa mengurangi derita saya di pagi hari.

- pagi-pagi minum teh diseduh tanpa menggunakan gula. hangat-hangat jangan minum air putih dingin.
-gosok gigi menggunakan air hangat
-gunakan pasta gigi anak, rasa strawberry, jeruk dll. Terbukti membuat perut lumayan bersahabat.

So mau mencoba tips dariku, semoga bermanfaat ya.