Kirim Paket Menggunakan TIKI, Cara Aman dan Nyaman Berbelanja Online



Masa pandemi membuat omset bisnis menurun? Ah itu mah lagu lama. Saya termasuk yang terdampak langsung dong. Bisnis fashion saya bisa dibilang tinggal 20% omsetnya. 


Setahun pertama awal pandemi saya sempat shock, pendapatan perhari yang awalnya jutaan tinggal ratusan bahkan puluhan ribu. Mau nangis tapi sudah abis airmata, lagian kenapa harus menangis? Toh itu bukan sebuah solusi.


“Di situasi seperti saat sekarang ini kamu harus bisa survive agar kelak bisa menjadi pemenang.”

 

Nasehat suami benar-benar menjadi pematik saya untuk bertahan di bisnis fashion ini. Bisnis yang sudah lebih tujuh tahunan saya geluti. Tak perlu melihat orang-orang yang besar agar tidak terlalu iri. Tapi melihat ke bawah agar tetap ada rasa syukur.


Beberapa banyak bisnis yang tidak kuat? Pilihannya tentu mau tak mau harus pulang kampung karena gulung tikar. Tentu saja, siapa coba yang kuat bertahan kalau toko masih menyewa, rumah di kontrakan, biaya hidup yang sama besarnya sementara pemasukan bisa dibilang sangat minus. Kalau melihat begitu saya masih harus banyak-banyak bersyukur karena Allah masih memberi saya kemudahan

 

Titik Terang di Tengah Kebuntuan

 


Setahun berlalu masa pandemi. Awalnya masih belum tahu Langkah apa yang harus saya ambil untuk memajukan kembali bisnis saya. Saya hanya mengikuti alur, situasi masih begini wajarlah bisnis sepi.


Saya lirik lagi stock pakaian yang terlihat agak usang saking lamanya tergantung dan agak berdebu. Ah mungkin akan lebih baik kalau saya sale saja. Tak ada salahnya menjualnya di bawah harga modal bukan? Terlebih bila melihat keadaannya yang agak usang. 

 

Seminggu berlalu, tapi meskipun saya kasih label Sale di rak gantungan baju tetap saja tak laku.  Bahkan pembeli yang lewat dan masuk toko saja tak ada. Wajar sih, di masa pandemi gini siapa yang melirik pakaian? Tentu kebutuhan pangan lebih penting daripada kebutuhan sandang bagi masyarakat bukan? Ternyata mengadakan sale di tengah kesepian ini bukanlah satu solusi tepat.

 

Melirik kembali Bisnis Online Shop




Saya kembali enggan memutar otak. Hampir semingguan saya menghabiskan waktu untuk streaming drakor Vicenzo di group nonton Facebook. Saya tak mau ambil pusing di tengah sepinya bisnis. Toh biaya hidup saya masih ada gaji suami.


Saya hampir menyerah kalah pada bisnis ini hingga satu waktu saya secara tak sengaja memperhatikan ada group jual beli di facebook, ada fitur marketplace juga dan ommo saya memiliki fanspage online shop dengan ribuan follower.


Saya takjub, kemana saja saya selama ini menyia-nyiakan potensi online shop. Dan lebih kaget lagi karena banyaaaak banget pesan inbox yang menanyakan stock. Aih, kog nggak ada notifikasinya sih.


Gercep saya membalas ratusan pesan itu. Ada yang hanya dibaca saja, ada yang menyayangkan saya terlambat membalasnya karena sudah membeli di tempat lain, dan ada yang langsung check out juga. Terharu rasanya di tengah kekalutan begini ada saja jalan keluar, seolah semuanya dimudahkan oleh Allah.

 

“Jika Allah Sudah Berkehendak Rezeki Itu Akan Datang dari Segala Arah yang Tidak Kita Sangka.”

 

Aman dan Nyaman Berbelanja Online

 

Membuka bisnis usaha fashion di Plaza Bunsay sebenarnya bukan tanpa resiko. Terlebih dengan kasus covid-19 yang kian melonjak di kota Balikpapan ini. Beberapa saudara, teman dekat, tetangga tak sedikit yang terkena sakit karena virus ini.


Terlebih dengan adanya Pemberlakuan PPKM Darurat membuat ruang gerak menjadi sangat terbatas. Dan kabarnya, PPKM Darurat akan diperpanjang. Sebab lonjakan covid-19 belum juga reda. Meskipun bisnis offline boleh buka dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore namun ketakutan terpapar virus ini rasanya nggak sebanding dengan profit dari omset yang kita dapat.


“Kenapa nggak full time buka online shop saja di rumah?”  saran suami waktu itu.


“Ah iya, ya. Daripada buka toko namun ketakutan terpapar virus covid-19 mending di rumah saja melayani online. Terlebih sudah banyak langganan yang berbelanja via online shop di facebook dan whatsapp”


Well apapun kondisinya, mari hadapi bersama. Semua mesti mematuhi aturan PPKM Darurat demi kebaikan di antara kita. Jika perlu membeli sesuatu, kalau bukan kebutuhan pokok baiknya belanja online saja ya! Sama seperti yang saya lakukan saat ini.


Terlebih saat ini sudah ada Tiki sebagai solusi buat kita. Belanja dalam kotapun ongkirnya lebih murah dibandingkan dengan menggunakan kurir lokal ataupun kurir yang menggunakan aplikasi.


Karena berbagai alasan saya lebih memilih menggunakan Economy Service dan terkadang menggunakan regular service. Namun tak jarang juga menggunakan SDS atau same day services. Tak hanya harganya masih terbilang terjangkau. Namun keamanan dan kenyamanannya pengiriman Tiki memang paling utama.

 

Tips Aman dan Nyaman Belanja online di Masa PPKM Darurat


Berjualan pada masa PPKM Darurat ini menuntut kita para pelaku usaha untuk menyesuaikan diri. Hal utama yang harus kita pastikan adalah kemanan dan kenyamanan pelanggan dalam hal berbelanja secara online. 


Apa saja yang wajib kita lakukan untuk memastikan hal tersebut?
 

1. Menerapkan 3M di Rumah


Menerapkan aturan 3M di rumah atau di tempat usaha adalah perkara yang sangat wajib. Karena hal tersebut memang terbukti dapat menekan penularan virus.


Pemberlakuan aturan 3M ini perlu dikawal ketat oleh kita selaku owner bisnis. Tak boleh ada yang kendor sedikit pun. Jika perlu berikan edukasi yang mumpuni pada karyawan dan anggota keluarga yang ikut membantu. Terlebih apabila usaha kita di bidang makanan.


Bahkan saya yang bergelut di bidang fashionpun juga tetap berusaha menerapkan 3M. Jangan sampai justru dari kita yang membawa virus untuk orang lain.

 

2. Rutin Melakukan Desinfektan Mandiri

 

Selain aturan 3M, kebersihan tempat usaha perlu kita upayakan. Menyapu secara rutin, mengepel menggunakan cairan pembunuh kuman dan menjaga sirkulasi cahaya serta udara. Tak lupa lakukan desinfektan secara mandiri dan berkala, biasanya seminggu 2 kali ada petugas yang menyemprotkan cairan densifektan.

 

3. Menerapkan Hidup Sehat 
 

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan dalam berbelanja. Kita sebagai pemilik usaha harus menjaga kesehatan kita terlebih dahulu. Yakni dengan menerapkan pola hidup sehat. Makan-makanan yang cukup nutrisinya, tidur yang cukup serta olah raga agar imunitas tubuh lebih kuat. 

 

4. Karyawan Masuk Bergantian
 

Di masa-masa seperti saat sekarang ini, kita tak boleh lagi berpikir soal keuntungan saja. Beri kesempatan karyawan masuk secara bergantian. Tak apa, selama usaha masih bisa berjalan stabil, semuanya akan baik-baik saja. 

 

5. Mencari Jasa Pengiriman yang Komitmen dengan Aturan PPKM Darurat


Melayani pembelian secara online mengharuskan kita mengirimkan barang lewat jasa pengiriman.  Karena itu, pencegahan penularan covid-19  tak boleh berhenti di rumah saja.


Kita juga perlu mencari jasa pengiriman yang juga komitmen terhadap aturan PPKM Darurat. Untuk urusan ini, tak usah bingung mencari kemana-mana. Kita serahkan saja hal ini pada ahlinya jasa pengiriman yang komitmen dengan prokes yaitu TIKI

 

Kenapa Harus Mengirim Barang Lewat TIKI


TIKI merupakan jasa pengiriman yang profesional, terpercaya dan terkemuka di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1970 di Jakarta. Artinya jasa pengiriman barang TIKI sudah sangat berpengalaman soal kirim mengirim barang bukan? 


Jangkauannya bisa dibilang sangat luas, dengan 3700 agen yang tersebar di 65 kabupaten dan kota-kota di seluruh Indonesia. Sehingga tak ada tuh kiriman paket jadi terlambat datang ataupun penjemputannya.


Terlebih untuk saat ini, TIKI juga turut serta mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan covid-19. Jika kita pantau dari akun instagramnya, TIKI tak hanya membagikan soal produk dan layanan yang mereka punya. TIKI juga memberikan informasi edukatif soal covid-19. Misal tentang vaksin dan cara menjaga imun tubuh. 

 

Dari instagram resminya juga, kita bisa mencari tahu. Apakah TIKI menjaga kemanan paket-paket yang dititipkan kepadanya? Jawabannya tentu saja iya. TIKI rutin menyemprotkan desinfektan untuk semua paket yang mereka terima. 

 

Kelebihan TIKI Dibanding Kompetitor Lain

 

Alasan memilih TIKI bukan hanya karena komitmennya dalam mendukung PPKM Darurat. Tapi karena TIKI juga punya banyak keunggulan dibanding kompetitor sejenis lainnya. Apa saja keungulan tersebut?

 

1. Menyediakan Banyak Alternatif Antar Jemput Barang
 

Baru-baru ini TIKI memiliki layanan baru yang sangat menarik yaitu Seller Online Booking (Serlok). Kita juga tak perlu repot-repot ke luar rumah karena ada banyak layanan antar jemput barang yang TIKI sediakan. Tinggal kita pilih sesuai kondisi dan kebutuhan pembeli kita. 

Pertama, TIKI ada pick up delivery.

Kedua ada aplikasi Jempol, yakni aplikasi yang memudahkan penjemputan paket dari mana dan ke mana saja. Tentunya gratis dan tanpa minimum berat. 

Ketiga, TIKI punya PUTAR, Layanan Jemput Antar berbasis aplikasi chat WhatssApp. Pengiriman barang pun jadi lebih mudah dalam mengirim paket dengan waktu antaran maksimal 3 jam. (Khusus PUTAR masih tersedia di daerah DKI Jakarta saja ya)

 

2. Memiliki Program Membership

 

SOBAT TIKI adalah program keanggotan dari TIKI untuk semua pelanggannya di seluruh Indinesia. Terdapat banyak keuntungan yang akan pelanggan dapat jika bergabung menjadi anggota SOBAT TIKI. Sebagai pemilik bisnis yang sering menggunakan jasa TIKI, kita bisa lebih mudah mendapatkan benefit ini lho. 

 

3. Sales Counter 24 Jam 

 


Hanya TIKI nih yang membuka gerai-gerainya 24 jam non stop. Ini tentu menguntungkan kita sebagai penjual dong. Mengirimkan paket sudah tak perlu buru-buru.

Jadi tak ada lagi kata

 “Segera kirim barang, sudah mau jam 5 nih”. Atau

“Buruan di transfer ya, transferan diatas jam 3 sore akan dikirim keesokan harinya.”

Oh ya, sales counter 24 jam hanya berlaku di kota-kota besar saja ya.

 

4. Notifikasi Pengiriman Lewat Banyak Cara

 

Maleskan kan kalau sedikit-sedikit harus cek aplikasi? Hanya untuk memastikan apakah paket kita sudah dikirimkan ataukah sudah sampai kepada pelanggan.

Kalau mengirim paket lewat TIKI, kita tak perlu merasakan kekawatiran itu. Sebab kita akan mendapatkan notifikasi lewat SMS dan email. 

 

5. Real Time Tracking

Pernah nggak sih ada buyer yang asli rese banget. Sudah dikasih resi pengiriman masih saja terus tanya-tanya kog kirimannya belum sampai. Don’t worry dear, dengan TIKI semua bisa diatasi kog. 

Kita dapat melakukan pengecekan secara real time melalui telefon ke nomer hotline TIKI 1500125

 

6. Drive Thru

Tak hanya makanan cepat saji yang punya layanan drive thru. TIKI juga punya loh. Adanya drive thru membuat urusan jadi lebih mudah. Kita tak usah turun dari kendaraan saat mengantarkan paket. Kerennya lagi layanan ini buka selama 24 jam lho.

Layanan drive thru 24 jam ini ada di Jakarta. TIKi Pemuda, Tiki Duren Tiga,  dan TIKI TB Simatupang. Serta TIKI Pekanbaru.

 

7. Mobile Apps


Hari gini memang tidak ada sama sekali yang sulit. Segala sesuatunya tentang pengiriman, status pengiriman, resi, cek ongkir dll dapat dengan mudah kita akses dengan Mobile Apps TIKI lewat genggaman tangan kita.

 

8. Packaging


Untuk menambah keamanan dan kenyamanan produk yang akan kita kirimkan. TIKI memiliki layanan pengemasan untuk membuatnya lebih aman. Baik dikemas dengan menggunakan kardus ataupun peti.

 

9. Cash On Delivery

Meskipun fitur layanan cash on delivery hanya bisa melalui marketplace tertentu, namun hal ini cukup memudahkan bagi kita ketika dihadapkan pada pembeli yang meminta layanan cash on delivery.


10. E-signature


E-signature merupakan tanda tangan digital pada saat paket diterima oleh penerima secara real time. Tak ada lagi tuh kasus pembeli yang mengaku belum menerima paketnya sehingga membuat kita jadi terlambat menerima dana pelepasan (kalau kita pemilik usaha yang melakukan transaksi via marketplace)

 

 

Kesimpulan 


Inilah keadaan yang harus kita hadapi bersama. Sebagai pelaku usaha, kita hanya perlu menyesuaikan diri. Tak usah mengeluh karena semua akan baik-baik saja. 

Memastikan pelanggan berbelanja online secara aman dan nyaman wajib kita upayakan. Aman dan nyaman maksudnya, pelanggan tak perlu kawatir paket mereka akan menjadi media penularan covid-19 karena sudah tertangani baik. 

Karenanya penting mencari jasa pengiriman yang juga komitmen terhadap pencegahan penularan covid-19. Nah untuk hal ini, TIKI bisa jadi pilihan kita bersama. 

 

17 komentar

  1. “Jika Allah Sudah Berkehendak Rezeki Itu Akan Datang dari Segala Arah yang Tidak Kita Sangka.”

    Aaahh, ademm banget bacanya Mbaaa
    Memang ya, banyak hal tdk terduga, termasuk pandemi ini.
    terkaget2 kita dgn kedatangannya, dan tak-kunjung-hengkang-nya si copid.

    Semogaaa banyak UMKM yg survive dgn support dari TIKI!

    BalasHapus
  2. Sepuluh tahun yang lalu aku pernah bercita-cita memiliki usaha online shop mam, tapi apa daya, sepertinya bukan bakat sebagai seller. Hingga saat ini lebih berperan sebagai buyer yang membantu menggerakkan roda ekonomi, hehe... Dan selama ini juga aku merasa TIKI adalah jasa ekspedisi yang selalu tepat waktu.

    BalasHapus
  3. Aku terus terang kesulitan nyari ekspedisi yg 24 jam gini. Kalau ada TIKI kayaknya ga ragu pindah ekzpedisi langganan donk. Apalagi TIki deket rumah jg ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rumah saya deket Sama Tiki. Kayanya banyak dan mudah ditemukan Tiki ini. Dulu juga saya berjualan online, terbantu sekali dengan ekspedisi TIKI, selama ini engga pernah ada masalah pengiriman soalnya. Jadi rekomended sih buat saya.

      Hapus
  4. ooh kalau Tiki bisa dijemput toh barangnya
    cocok ya buat seller yang mau ngirim banyak
    bisa jadi rezeki juga buat kurir2 tiki kalau kita pakai jasa tiki

    BalasHapus
  5. Saya juga jualan online dan langganan sama Tiki mbak. Menurutku Tiki lebih murah, pelayanannya cepat dan waktu kirimnya juga cepat. Sepertinya kita mengalami masalah yang sama mbak, di masa pandemi omset penjualan online merosot tajam. Semoga kondisi semakin membaik, sehingga keadaan ekonomi juga akan bangkit kembali.

    BalasHapus
  6. Lama tak mendengar TIKI saya, mbak aisyah..jujur karena saya jarang menggunakannya.

    Tapi setelah ada ulasan Mbak aisyah jadi pengin pake lagi jasa TIKI ini apalagi ditengah pandemi ini. Prokes perpaketan juga harus dijaga dunk ya

    BalasHapus
  7. beberapa kali pakai tik memang cepat dan puas sih servicenya mbak. senang banget lihat edukasi begini ya biar kita aman dan nyaman sebagai pembeli maupun penjual juga.

    BalasHapus
  8. belanja online jadi kebutuhan saat ini ya mbak
    dan tentunya saat belanja online perlu pilih jasa pengiriman yang terpercaya seperti TIKI ini

    BalasHapus
  9. Saya juga dulu berjualan online, jual baju daster, terbantu sekali dengan ekspedisi TIKI ini. Selain dekat dari rumah saya, jarang ada komplain sih dari segi pengiriman barang

    BalasHapus
  10. Kalau ingin mendapatka layanan jemput barang ini kudu instal aplikasinya kah?
    Pandemi begini ada beberapa barang yang ingin dikirimkan untuk keluarga besar di Surabaya, tapi kalau mau kirim barang kudu nunggu suami berangkat kerja.
    Tapi Bandung sedang PPKM, jadi belum bisa bebas keluar rumah. Layanan Antar Jemput Barang jadi solusi banget.

    BalasHapus
  11. Tau Tiki ini dari jaman dulu sebelum ekspedisi lain mulai menjamur dimana-mana. Ternyata sekarang Tiki punya banyak banget pelayanan menarik yang memudahkan para konsumen ya, senangnya..

    BalasHapus
  12. Beneerrr, Tiki ini udah lama berdiri ya jadi bukti bahwa ekspedisi ini tetap bertahan karena bisa dipercaya.

    BalasHapus
  13. TIKI emang udah terpercaya dari dulu ya. Berharap nantinya layanan Putar berlaku juga di Semarang agar para pengusaha, khususnya kuliner yang pelanggannya banyak di dalam kota, bisa menikmati juga fasilitas ini.

    BalasHapus
  14. TIKI memang jasa pengantaran pertama yang kukenal. nggak heran dia masih eksis sampai sekarang apalagi dengan pelayanannya yang semakin emningkat. Semoga TIKI semakin maju terus.

    BalasHapus
  15. Saya senang kalau ada seller online shop yang pakai TIKI karena memang pelayanannya tuh bagus, kurirnya jarang lempar paket dan cepat.

    BalasHapus
  16. Keberadaan jasa pengiriman barang seperti Tiki memang bantu banget memudahkan belanja online selama pandemi, juga jadi solusi alternatif jika ingin punya bisnis online.

    BalasHapus

Hai, silahkan tinggalkan komen, pesan dan kesannya. Tapi maaf untuk menghindari spam dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya.