Menaikan Branding UMKM Modal Kemasan Premium




Produk UMKM pada dasarnya adalah produk usaha rumahan yang sudah sangat familiar dengan diri dan lingkungan di sekitar kita. Namun untuk mewujudkan citra produk rumahan yang biasa menjadi premium selain sudah pasti isi produknya sendiri adalah terletak pada kemasan produk tersebut.

Menggapa kemasan Produk Sangat penting?

Kemasan produk yang baik sudah pasti bisa menjadi modal untuk branding suatu produk. Menjadi alat promosi yang sangat menarik pula. Kemasan produk harus dibuat dengan bentuk yang menarik agar memiliki hasil jualan yang maksimal.


Banyak orang menjadi sangat tertarik untuk membeli berdasarkan branding kemasan serta menjadi pembeda dengan kompetitor produk serupa.


Contohnya di Balikpapan ini berapa banyak umkm dengan produk serupa bermunculan? Untuk membedakannya tentu kita harus memiliki branding kemasan bungkus yang berbeda. 


Semakin bagus kemasan tentu semakin terlihat premium dan eksklusif. Sayangnya ini berbanding lurus dengan harga kemasan. Mungkin bisa kita akali dengan memasukan bungkus kemasan produk kemasan ini ke dalam biaya produksi. Per pcs kita bisa up harga bungkus dari Rp 1.000 - Rp 2.000.


Bahan Produk Kemasan UMKM




Produk UMKM sendiri hampir 70% merupakan produk olahan makanan. Sudah pasti produk kemasan makanan yang kita pakai harus mengantongi sertifikasi food grade. Agar keamanan konsumen menjadi terjaga. Kitapun jadi tenang karena tidak takut akan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan dari produk UMKM yang kita pasarkan.


Untuk bahan produk dengan kemasan plastik ada beberapa pilihan yang dapat kita pilih untuk kemasan produk kita seperti HDPE, PP, LDPE dan PE. Selain plastic kita juga bisa memilih kemasan produk umkm kita dengan kemasankaca, botol, besi, logam ataupun kertas alumuniium foil, multi layer, nilon/vacum


Untuk  memilihnya kita bisa mengunjungi dan memesan pada penyedia jasa produksi kemasan di daerah kita. Tak usah jauh-jauh agar hemat ongkos kirim tentu juga untuk membantu usaha lokal kita juga. Percayalah suatu usaha sudah sewajarnya saling bergandengan tangan dan saling mendukung. Selain lebih mudah transaksinya juga karena dekat, bisa bertransaksi langsung pemilihan bahan, juga desainnya untuk menghindari kesalahan.


Kalaupun terjadi kesalahan cetak, kwalitas kurang oke dll dapat kita complain dengan mudah serta penyelesaiannya lebih cepat daripada kita memesannya di tempat yang jauh.


Fungsi Utama Kemasan Produk UMKM


Fungsi kemasan produk umkm yang pertama sudah pasti untuk melindungi produk agar produk umkm menjadi aman. Aman dari pengaruh suhu ruangan, panas, hujan, basah juga aman dari benturan dan tumpukan barang lain. Sehingga isi produk sampai ke tangan konsumen dalam keadaan yang baik serta tidak mengecewakan.


Standarisasi Kemasan Produk UMKM




Secara umum isi dari sebuah kemasan produk umkm yang sudah pasti adalah nama kemasan. Namun karena ini merupakan kemasan produk umkm, menurut Kementrian Negara Koperasi dan UMKM RI ada beberapa hal yang harus tercantum di dalam kemasan UMKM seperti nama produk, merk,logo, komposisi, berat bersih (netto), tanggal kadaluarsa, no bpom,halal, barcode serta alamat.


-       Nama Produk


Nama dari produk sudah seharusnya yang mencerminkan isi dari barang yang kita kemas di dalamnya. Seperti keripik buah naga, abon kepiting, amplang ikan bellida dll. Tulis dengan jelas, singkat dan padat. Agar konsumen jelas pada saat memilihnya dan tidak menerka-nerka isi di dalamnya.


-       Merk / Brand Produk


Kita sebagai owner dari produk memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan merk produk. Ini juga yang menjadi branding terbesar dalam kemasan. Pilihlah merk dengan nama keluarga besar kita, nama anak, pasangan, atau bisa juga dengan nama doa yang baik seperti contohnya Berkah, Sumber Rezeki dll.


Sedangkan untuk penulisan merk pilihlah dengan menggunakan font yang jelas, pilihan warna yang eye catching. Perlu diingat karena ini akan menjadi branding usaha kita untuk waktu yang akan lama. Bahkan ada yang sampai turun temurun diwariskan pada anak cucu kita. Kita juga seharusnya mematenkan merk usaha kita pada Ditjen Haki Departemen Hukum dan HAM.


-       Logo


Logo suatu produk kemasan umkm memang tidak bisa dianggap enteng. Kehadirannya meskipun hanya 1-2 huruf sangat bermanfaat untuk membuat kostumer kita ingat dengan branding produk kita. Pilihlah logo yang sesuai dengan pilihan hati kita.mudah diingat dan unik.


-       Komposisi Produk


Pada saat seperti sekarang ini menuliskan komposisi atau keterangan bahan pada makanan kita sudah pasti menjadi hal yang sangat penting. Calon pembeli pada saat seperti sekarang ini sudah sangat kritis dengan apa yang akan dikonsumsinya. Jadi menuliskan komposisi dengan benar merupakan sebuah keharusan. Setidaknya ada beberapa poin-poin utama yang memang harus tuliskan.


-       Halal dan BPOM


Produk umkm terlebih dalam hal pangan sudah pasti sangat penting menuliskan logo halal serta nomer BPOM nya mengingat warga Indonesia yang muslim berada di atas angka 50%. Untuk label halal bisa di daftarkan di Majelis Ulama Indonesia wilayah terdekat.


-       Tanggal kadaluarsa/expired


Untuk umkm di bidang makanan ataupun skin care sudah pasti  harus menuliskan tanggal expired atau tanggal kadaluarsa di bagian depan yang dapat dengan mudah ditemukan. Biasanya dituliskan dengan menyebutkan , “baikknya digunakan sebelum (tanggal, bulan dan tahun)


Sebuah kemasan produk yang baik adalah dengan kemasan tersebut bisa menambah nilai plus dari isi produk yang dikemas. Penjualan jadi lebih lancar karena dengan sebuah kemasan bisa membuat produk menjadi lebih dikenal oleh masyarakat sekitar maupun luar daerah.


Demikianlah fungsi kemasan premium suatu produk sangatlah penting untuk meningkatkan usaha UMKM. Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Get notifications from this blog

23 komentar

  1. Jadi untuk membuat kemasan saja banyak hal yang perlu diperhatikan juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah sista, karena kemasan adalah branding produk kita

      Hapus
  2. Packaging memang berpengaruh besar untuk menarik pembeli ya mbak. Tapi kadang produk UMKM juga lupa untuk meletakkan No. BPOM maupun label halal. Jadi ragu juga untuk beli.

    BalasHapus
  3. tapi emang bener sih mba, packing itu yang paling utama, ya. kalau packingnya bagus pembeli juga seneng. apalagi packing premium harga affordable. wah makin seneng pembeli hihi. makasih sharingnya mba.

    BalasHapus
  4. Kemasan yang bagus juga bisa mempengaruhi pilihan konsumen lho. Saya kalau beli oleh-oleh buat saudara saat mudik juga pasti pilih yang kemasannya lebih bagus, walau harganya jadi lebih mahal.

    BalasHapus
  5. Ulasan yang sangat bermanfaat kakak, kebetulan kami ada rencana membuat usaha UMKM makanan, Terima kasih banyak yah..

    BalasHapus
  6. Betul, kemasan ini sangat penting. Untuk menarik pembeli. Sekaligus untuk kehigienisan produk, jika berupa produk makanan. Makasih kak informasinya

    BalasHapus
  7. Logo UMKM nya, keterangan komposisi kalau makanan dan kosmetik, serta logo halal dari MUI amat sangat diperhatikan konsumen ya Mbak Dian. Jadi inget yang viral semingguan ini ya, minuman berkolagen yang memalsukan serti halal, huhu ^^

    BalasHapus
  8. Kemasan produk yang lucu dan unik bahkan sering aku simpan mb aisyah. Buat jadi kenang-kenangan hihi. Penting banget yaa kemasan produk untuk UMKM ini bisa makin go internasional ga kalah sama produk lain yang mahal.

    BalasHapus
  9. Kemasan seperti itu malah awet renyahnya, karena ada seal yang bisa dirapatkan. Kalau kemasan lain yg engga bisa dibuka-tutup kan malah boros ya, karena harus segera dihabiskan...hehe...

    BalasHapus
  10. Makin ke sini pepatah "Don't judge a book from it's cover" itu makin berlaku ya mba. Apalagi kalo ada produk yg mau branding. Soal penampilan kayaknya jadi poin plus banget.

    BalasHapus
  11. kemasan memang pengaruh bgt sama keinginan konsumen beli loh. aku pribadi kadang cari yang premium lah biar bagusan saat dijadikan oleh2

    BalasHapus
  12. Sering sih dapat produk UMKM yang enak, tp kemasan kurang bgs. Jd agak kurang laku karena tampilan kurang menarik. Idralnya sih, rasa enak kemasan pun mantabs hehe

    BalasHapus
  13. Sebagai pelaku usaha di bidang umkm, kemasaan adalah kunci nomor 2 dalam kesuksesan dalam penjualan, nomor 1 yaa pasti teknik marketing dan kualitas dari bahan tersebut. yaa pastinya perlu ada kesiapan yang matang.

    BalasHapus
  14. ternyata kemasan produk makanan, nggak sembarangan ya mba, harus mengantongi sertifikasi food grade dan manfaatnya dengan kemasan yang baik bisa juga ke branding, menarik konsumen lebih banyak lagi :)

    BalasHapus
  15. Bener nih kadang saya juga lihat sesuatu dari packagingnya. Kalau bagus, biasanya jadi nilai tambah dan perlu dipertimbangkan untuk dibeli. Beda sama yg asal2an

    BalasHapus
  16. Packaging yang baik memang seharusnya memperhatikan hak hak perlindungan konsumen karena konsumen berhak tahu terutama untuk produk makanan, apakah makanan yang dia konsumsi itu aman dan tidak mengandung zat yang berbahaya serta halal misalnya.

    BalasHapus
  17. Masih banyak orang yang menilai buku dari sampulnya. Jadi kalau kemasan bagus, potensi penjualan bisa melimpah

    BalasHapus
  18. wah saya baru tau. ternyata sudah ada standarisasi kemasan produk umkm ini ya mba. kebetulan banget sekarang umkm lagi booming dan gowth banget di Indo

    BalasHapus
  19. umkm skrg kudu kreatif masarin dan ngenalin produknya ke pasaran ya kak, salah satunya dgn cara pilih kemasan yang menarik, setuju bgt aku, suka beli barang liat kemasnnya dulu soalnya haha

    BalasHapus
  20. Nah. Yang masih sering aku tahu, produk UMKM itu jarang ada yang menyertakan tanggal kadaluarsa. Padahal di kemasan ada template-nya, kotak-kotak bulan dan tahun untuk dicentang. Tapi jarang ada yang terisi.

    BalasHapus
  21. Ini ladang peluang buat orang-orang yang keahliannya di desain grafis nih, banyak UMKM yang pastinya butuh jasa mereka.

    BalasHapus
  22. UMKM memang perlu untuk selft branding apa lagi untuk meningkatkan penjualam

    BalasHapus

Hai... Maaf komen dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya