Duo Savior in my Life, Mebo and Mederma Combiphar.

Sebagai seorang ibu rumah tangga, bohong rasanya kalau saya tidak khawatir dengan luka bakar. Hampir Setiap hari ada saja kecerobohan kecil yang terjadi di dalam rumah.
Memang bukan luka bakar yang besar. kadang ya sangat sepele seperti terkena air panas, terkena uap nasi, tersenggol panci dan yang paling sering terkena percikan minyak waktu menggoreng ayam ataupun ikan.
Trauma kadang iya. apalagi pas terpercik di muka seperti saat ini. Saya kadang sampai semingguan malas masak kalau sudah begini. Tapi ya ujung-ujungnya kembali lagi ke dapur. Tempat saya biasa berkreasi, menunjukan cinta sejati dan tentu saja menyalurkan hobi. Cie puitis banget alasan ke dapurnya. Padahal aslinya isi dompet sudah mulai Menipis sementara suami gajian masih lama (eh kog malah curcol)

Saat itu saya belum kenal Mebo. Jadilah luka bakar bekas cipratan minyak goreng panas ini cuma saya dinginkan pakai air dingin kurang lebih sepuluh sampai lima belas menit. 

Nggak mau ambil resiko, karena letaknya pas di muka. Saya tidak mengoleskan pasta gigi atau odol seperti luka lain di tangan. Saya kapok dengan bekas luka bakar yang bernanah dan berair. Terlebih bekasnya yang sangat hitam.

Dengan pengetahuan yang minim saya oleskan cream moisturizer dan lotion yang biasa saya pakai. Rasanya tambah panas dan perih. Noted, perlu diingat bahwa cream dan lotion skincare tidak baik buat luka Bakar. Lalu saya bilas lagi dengan air mengalir lalu saya menempelkan es batu, lumayan enakan, tapi ternyata saya salah. Mengobati luka bakar dengan es batu hanya memperparah luka bakar. Yang seharusnya grade 1 bisa menjadi grade 2. Duh duh duh.

Dan terlihat hasil akhirnya tetep ada noda hitam kemerahan di wajah saya sampai sekarang. Lukanya memang sudah tak terasa sakit namun masih membekas jelas.

Di tengah kegalauan hati yang melanda untunglah akhirnya saya mengetahui  ada Mederma Combiphar sebagai penyelamat hidup (mulai lebay).
Aslinya saya bahagia banget. Kemarin-kemarin sempat kepikiran ke dokter kulit atau skincare karena lokasinya terlihat jelas, nyebelin banget di pipi kanan Hitam dan besar. Sudah kebayang aja paling sedikit ratusan ribu  melayang buat konsultasi dan creamnya. belum lagi buat tindakan yang lain.

Setiap hari sehabis mandi atau setelah wudhu saya oleskan Mederma Gel Proaktif ke bekas luka bakar saya. Teksturnya ringan, mudah menyerap. Mederma mengandung bahan Alam Cepalin, Allantoin dan Aloe Vera yang bekerja tidak hanya di kulit tapi meresap dikulit. Wish me luck, semoga nggak sampai delapan minggu bekas luka bakar saya sudah memudar ya.

Aston, Panin Tower 16th floor.
Pagi ini, 06 October 2019. Saya bersama rekan-rekan wanita Blogger Balikpapan menghadiri Talk Show Women Community dengan tema "Regret Comes Later" bebas beraktivitas di rumah dengan meminimalkan luka bakar ringan. Talk show ini diprakasai oleh Mebo-Mederma Combiphar Indonesia dan ibu - ibu profesional Balikpapan. 

Hadir sebagai narasumber hebat kali ini adalah doker MN Khairuddin sp.b selaku wakil direktur rumah sakit Pertamina Balikpapan dan dokter Kusuma Wongso  selaku dokter dari PT Combiphar Indonesia.
Bagaimana sih agar kita bebas beraktivitas di dalam rumah dengan meminimalkan resiko luka bakar ringan? 

Seperti. yang saya bilang tadi, luka bakar ringan sangat mudah kita temui di rumah. dan tahukah kalau Prevalensi luka bakar di Indonesia berkisar 22%. Sebanyak 69% nya terjadi di Rumah, 21,5 diakibatkan air panas dan minyak panas. Duh, makanya untuk berjaga-jaga dari hal yang tidak diinginkan sebaiknya setiap rumah mulai sekarang menyediakan Mebo Combiphar di kotak P3K rumah.

Penyebab dan Jenis Luka Bakar
Ada berbagai penyebab luka bakar dari sekeliling kita. Hendaknya kita jadi aware dan sangat berhati-hati. Jenis-jenis penyebab luka bakar ini bermacam-macam, dan sebagai ibu kita harus tahu agar bisa mencegah terjadinya luka bakar tesebut, serta tahu bagaimana cara penanganannya.

1. Flames Burn 
Flames burn adalah luka bakar yang disebabkan karena adanya api. Sedia selalu APAR untuk menghindari api di dapur.

2. Scald Burn 
 Scald burn adalah luka bakar yang  disebabkan oleh air  panas. Kasus luka bakar Ini merupakan salah satu penyebab luka bakar tertinggi pada anak. 
Bagaimana sih, cara menghindari Scald Burn pada anak dan orang dewasa?
- Pada saat anak hendak mandi air panas biasakan memberi air dingin dulu pada ember. Lalu baru dikasih air panas dan terakhir dicoba menggunakan siku.
- Letakkan  minuman panas kopi atau teh di tempat tinggi yang tak terjangkau dengan anak. Untuk menghindari tersiram minuman panas.
- Pastikan keran yang mengalir di shower kamar mandi panasnya seimbang. Atau lebih baik matikan mesin pemanas air bila tidak sedang digunakan. Karena banyak kasus scald burn pada orang dewasa karena kelalaiannya menggunakan shower air panas.

3. Electric Burn 
Penyebab electric burn adalah setrum pada listrik. Luka bakar elecktric burn ini biasanya berupa luka kecil tapi bisa menimbulkan luka bakar yang parah dan dalam.

4. Radiation Burn 
Radiation Burn terjadi  karena terkena sengatan sinar matahari atau sunburn.
kulit menjadi memerah dan terasa sangat nyeri. Gunakan selalu sunscreen bila berpergian dibawah terik matahari  dan terpapar dalam waktu yang lama. misalnya memancing dilaut lepas, X-ray dan terapi radiasi.

5. Chemical Burn
Chemical burn biasanya karena terkena zat kimia yang keras. Misalnya pada produk pembersih rumah tangga. pembersih noda keramik dan kloset kamar mandi, pemutih pakaian dll. Gunakan sarung tangan untuk meminimalisir hal tersebut.

Tingkatan luka bakar yang harus kita tahu.
1. Luka bakar grade 1A
Mengenai kulit bagian luar, memerah tanpa melepuh, kering dan nyeri sekali
2. Luka bakar grade 2A
Menembus mengenai lapisan kulit bawah, merah, bergelembung dan lembab, nyeri  sekali.
3.Luka bakar grade 1B
Meluas ke seluruh lapisan kulit. melepuh, agak kering, tidak nyeri.
4. Luka bakar grade 2B.
Mengenai otot dan tulang, luka bakar Kehitaman, tampak hangus. tidak nyeri 

Proses penyembuhan luka bakar sangat tergantung dari pertolongan pertama yang diberikan. Waktu krusialnya 4 jam pertama sebelum bertambah parah dan terinfeksi.
Dulu, kita sangat percaya dengan apa yang diajarkan oleh nenek moyang ataupun mitos di masyarakat yang salah kaprah. Seperti di oles odol, dioles mentega, dioles kecap, ditabur kopi, ditabur tepung, diberi putih telur dan yang terakhir dikompres es batu.
Padahal penanganan yang salah dalam luka bakar sangat membahayakan. Yang awalnya cuma luka ringan bisa jadi luka menengah hanya gara-gara salah Menangani luka.

Berikut ini adalah tips and trick penanganan luka bakar ringan yang benar  menurut dokter Khairuddin

1. Dinginkan Luka Bakar.
buka baju kalau luka bakarnya di tubuh, lalu secepatnya dinginkan luka dengan air bersih bersuhu normal. Cari sumber air bersih terdekat, tetapi jangan gunakan air Es. siram/basuh dengan air yang mengalir agar panas tidak menempel terlalu lama. 
2. Keringkan luka yang terkena luka bakaR dengan lembut.
3.Kalau luka bergelembung/ berair jangan pecahkan sendiri. Bawa ke dokter, karena itu bisa menimbulkan infeksi serius.
4.Berikan salep luka bakar Mebo pada bagian yang terkena luka bakar. Oleskan tipis dan merata.
5. balut luka bakar dengan balutan yang bersih dan tidak lengket. 
6. Apabila area luka bakar cukup luas dan muncul tanda kemerahan atau melepuh segera bawa ke klinik /dokter.

Mebo, Aksi Nyata Untuk Luka Bakar

Kenapa pertolongan pertama kita harus  menggunakan Mebo,
1. Mebo terbuat dari bahan alami 
2. Mebo mengandung minyak wijen sebagai pelembab.
3. Mebo diformulasikan tanpa antibiotik

Fungsi minyak wijen dan beeswax adalah untuk menciptakan kondisi lembab pada area luka sehingga mempercepat penyembuhan. Selain itu, minyak wijen dapat menyerap sisa panas pada area luka bakar, sehingga bisa mengurangi tingkat keparahan luka bakar.

Dalam minyak wijen terdapat kandungan Ī²-sitosterol yang berfungsi mengurangi peradangan pada luka bakar, seperti adanya pembengkakan, kemerahan, gatal, serta meredakan rasa nyeri.

Kandungan lipid serta vitamin E dan K-nya berfungsi sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk sel-sel pada kulit serta menunjang pemulihan jaringan, sehingga mengurangi potensi timbulnya bekas luka.

Mebo membuat suasana kulit menjadi lembab, mengurangi peradangan, menyerap sisa panas sehingga mengurangi tingkat kedalaman luka bakar, dan anti infeksi.

Selain itu, Mebo juga mengandung 3 bahan herbal, yaitu Phellodendri chinensis, Coptidis rhizome, dan Scutellariae radix, yang berfungsi untuk pemulihan jaringan kulit.

Mederma, Double protektor dari Combiphar.


Komposisi dari Mederma memang  terbuat dari bahan alami yang bisa memudarkan bekas luka. Sebagaimana dipercaya oleh Dokter Indonesia sebagai gel untuk perawatan bekas luka.

- Cepallin/Onion Extract (Kaempferol Dan Quercetin)yang berfungsi sebagai anti peradangan, memperbaiki tampilan dan struktur skar.
- Allantoin yang berfungsi untuk mengatasi hidrasi dan rasa gatal.
-Aloe Vera yang berfungsi untuk melembapkan dan mencerahkan kulit.


Setelah luka bakar mulai sembuh. Luka mengering dan pastikan tidak sakit lagii. Segera oleskan Mederma 2-3 kali sehari  selama beberapa minggu agar proses pemulihan menjadi cepat. Mederma menurunkan produksi Collagen pada Kulit untuk mengurangi  timbulnya scar dan  keloid. sedangkan pada luka lama oleskan Mederma 3 hingga 4 kali sehari selama 3 sampai 6 bulan. Tergantung bagaimana bekas luka kita.

Mederma tidak hanya bekerja di permukaan kulit, tapi juga meresap dan memperbaiki bekas luka hingga ke bagian dalam kulit sehingga perawatan lebih efektif secara menyeluruh.


Dimana kita bisa mendapatkan kedua produk Mebo dan Mederma ini? Jawaban pertanyaan ini  pasti yang ditunggu kan? kita bisa mendapatkannya di apotik-apotik terdekat, kimia farma, Watson. Pakai Mederma dan katakan selamat tinggal pada Scars. "Bye-bye scars.."

Safety di dapur bersama Chef Gatot Tricahyo.
Tiba sesi masak- masak dan sharring di dapur yang aman bersama Chef Gatot. Tricahyo. Dapur sebenarnya bukanlah tempat yang harus kita hindari Dan menyeramkan sebagai tempat terciptanya sumber luka. Melainkan tempat untuk menciptakan karya seni. Sebagaimana jargon Chef Gatot "Food is Art, doing by heart" yah kita memang harus memasak dengan hati agar hasil yang kita masak bisa sempurna seperti karya seni.
Masakan Chef Gatot,salmon sambal Dabu.

sebagai ibu-ibu rumah tangga kita harus tahu apa-apa saja yang harus kita lakukan dan tidak kita lakukan, apa yang harus kita persiapkan untuk meminimalisir luka bakar dari dapur.

1.jangan biarkan lantai licin, pilih keramix  lantai dapur yang kasar (keramix khusus  untuk lantai dapur dan kamar mandi). Terkadang lantai jadi super licin kalau terciprat air, tepung ataupun minyak goreng. Kalaupun sudah terlanjur memakai keramix yang licin bisa kita tambahin karpet yang kasar.
2. Siapkan APAR. (Alat pemadam api ringan) ukuran kecil buat berjaga-jaga kalau sampai terjadi kebakaran. Atau hal-hal yang tidak kita inginkan.
3.  pakai tiga pisau dan talenan secara terpisah. Untuk ikan, daging, ayam. Buat buah dan sayur serta buat makanan matang.
4. Saat mempergunakan microwive jangan sampai ada unsur logam yang kita pakai untuk memanaskannya. Seperti sendok, garpu ataupun alumunium foil
5. Pakai exhouse ataupun minimal dapur ada jendelanya. agar udara bisa berganti.

Sekian share saya tentang Mebo & Mederma Combiphar. "Regret Came Latter" Bebas beraktivitas di rumah dengan meminimalkan luka bakar. Selanjutnya inilah foto-foto keseruan bareng teman-teman Blogger Balikpapan

Saat ibu-ibunya mengikuti Talk Show, anak-anaknya mewarnai. Keren memang team Combiphar.

Paling sebel foto wefie gini, muka jadi selebar tampah
Tapi kalau nggak ambil gini biasa kesempatan terlewat begitu saja.

Bakwannya juara....

Blogger Balikpapan Dan Team Combiphar

Dengan seluruh peserta Talk Show Mebo-Mederma Combiphar

mau Mebo atau Mederma? Dua-duanya dong šŸ˜

#mebomedermawomenscommunity #mebocombiphar
#medermacombiphar
#combiphar

You Might Also Like

4 komentar

  1. Saya paling sering kena benda panas di tangan mba, terutama pas masak. Kalau di badan juga pernah, kena lilin panas, kena air panas, kayu juga pas waktu kecil main api.

    BalasHapus
  2. Namanya ibu-ibu pasti banyak kena di tangan ya mbak. Waah pengalaman kena luka bakarnya banyak ternyata ya mbak,

    BalasHapus

  3. Sampai sekarang aku masih punya scar di lutut. Saat masa kecil jatuh bangun sudah seperti hobi, hihihi

    Untung saja pakai hijab, jadi tidak kelihatan :)

    BalasHapus
  4. Wah jatuh bangun sudah jadi hobby? Kak anna hebat deh pasti suka lari-larian ya dulu hehehe.
    Anyway kalau pakai mederma bisa hilang nggak ya kak

    BalasHapus

Hai, silahkan tinggalkan komen, pesan dan kesannya. Tapi maaf untuk menghindari spam dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya.