Perjalanan luar kota memiliki risiko yang berbeda dari berkendara di dalam kota. Kecepatan lebih tinggi, jarak tempuh panjang, dan kelelahan pengemudi dapat membuat situasi mendadak lebih sulit diantisipasi. Di jalan tol, misalnya, jarak pengereman bertambah, sementara jeda reaksi pengemudi yang lelah bisa menjadi semakin berbahaya. Lebih dari itu, sistem bantuan pengemudi atau ADAS membantu mendeteksi potensi bahaya lebih cepat daripada mata manusia.
SUV 7-seater modern menggabungkan kabin luas dengan berbagai fitur keselamatan elektronik. Saat membawa tujuh penumpang, Anda perlu menilai kendaraan bukan hanya dari ruang kabin, tetapi juga dari perlindungan yang tersedia. Karena itu, best family suv perlu memiliki fitur yang mendukung keselamatan selama perjalanan. Hyundai THE ALL-NEW PALISADE menawarkan sejumlah fitur dalam paket Hyundai SmartSense yang bisa Anda pertimbangkan. Berikut lima faktor keselamatan yang relevan untuk perjalanan luar kota.
1. Penghindar Tabrakan Depan
Fitur pencegah tabrakan depan menjadi lapis pengaman pertama ketika kendaraan di depan tiba-tiba melambat. Hyundai THE ALL-NEW PALISADE dilengkapi Forward Collision-avoidance Assist 2.0 sebagai bagian dari Hyundai SmartSense. Sistem ini memberi peringatan saat mendeteksi potensi tabrakan dari depan, termasuk dengan pejalan kaki, kendaraan yang melambat atau berhenti mendadak, serta saat kendaraan berbelok ke kanan.
Di jalan antarkota, kondisi seperti ini dapat muncul di ujung antrean tol atau ketika berhadapan dengan truk yang berjalan lambat. Peringatan dini memberi Anda waktu tambahan untuk mengerem sebelum jarak dengan kendaraan lain terlalu dekat. Hal ini penting saat membawa tujuh penumpang, sebab kendaraan dengan beban lebih berat membutuhkan jarak pengereman lebih panjang. Namun, bahaya tidak hanya datang dari depan, sehingga pemantauan sisi dan belakang juga diperlukan.
2. Pantau Sisi Dan Belakang
Pemantauan sisi dan belakang membantu mengawasi area yang sulit terlihat dari posisi pengemudi. Blind-spot Collision Avoidance Assist memantau titik buta dan menyalakan lampu LED pada spion ketika ada kendaraan terdeteksi. Jika muncul risiko tabrakan samping pada kecepatan rendah, yakni 0 sampai 3 km per jam, sistem membantu pengereman darurat otomatis.
Sementara itu, Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist membantu ketika Anda mundur, misalnya di area parkir atau tempat istirahat. Sistem memberi peringatan jika ada kendaraan yang mendekat dari samping. Bila diperlukan, pengereman darurat akan dilakukan untuk membantu menghindari benturan. Setelah area sekitar terpantau, faktor berikutnya adalah bantuan agar kendaraan tetap berada di jalurnya.
3. Penjaga Jalur Otomatis
Menjaga posisi mobil di tengah lajur dalam perjalanan panjang bisa melelahkan, terutama di jalan lurus. Lane Following Assist 2.0 pada Hyundai SmartSense membantu menjaga kendaraan tetap di tengah jalur. Dengan begitu, sistem mengurangi kebutuhan melakukan koreksi kemudi kecil berulang kali selama berjam-jam. Bagi pengemudi yang mulai lelah, bantuan ini dapat mengurangi risiko kendaraan melenceng dari lajur.
Meski demikian, fitur tersebut tidak menggantikan peran Anda sebagai pengemudi. Hyundai menegaskan ADAS hanya membantu pengoperasian kendaraan, sehingga Anda tetap harus mengemudi dengan hati-hati dan waspada. Lane Following Assist bekerja paling baik bersama cruise control adaptif ketika marka lajur di jalan tol terlihat jelas. Pasangan bantuan ini adalah sistem yang menyesuaikan kecepatan dengan lalu lintas di depan.
4. Cruise Control Adaptif
Smart Cruise Control with Stop and Go Function membantu menjaga kecepatan tanpa Anda terus menekan pedal gas. Sistem ini juga menyesuaikan jarak dengan kendaraan di depan, lalu memperlambat dan menghentikan mobil secara otomatis jika kendaraan tersebut berhenti. Fitur ini dapat mengurangi kebutuhan untuk terus mengatur pedal selama perjalanan.
Fungsi stop and go berguna saat arus lalu lintas padat di jalan tol maupun jalur wisata. Anda tidak perlu berulang kali berpindah antara pedal gas dan rem ketika kendaraan bergerak merayap. Hyundai THE ALL-NEW PALISADE menggunakan mesin Smartstream G2.5 Turbo Hybrid dengan tenaga gabungan hingga 334 PS dan torsi 460 Nm. Sementara sistem aktif membantu selama perjalanan, perlindungan pasif tetap diperlukan jika benturan tidak dapat dihindari.
5. Perlindungan Pasif Berlapis
Perlindungan pasif bekerja ketika benturan sudah terjadi dan menjadi lapis pengaman bagi penumpang. Sistem airbag mencakup airbag depan ganda, airbag samping thorax, airbag curtain, dan airbag lutut. Kendaraan ini juga dilengkapi ABS, Electronic Stability Control, serta Hill-Start Assist Control. Fitur-fitur tersebut melengkapi bantuan keselamatan aktif selama berkendara.
Ada pula Multi-Collision Brake untuk membantu mengurangi risiko benturan susulan dan Trailer Stability Assist untuk menjaga kestabilan saat menarik beban. Pada varian Calligraphy AWD, Multi-Terrain Mode dan Downhill Brake Control mendukung perjalanan di kondisi medan beragam, termasuk turunan curam di rute pegunungan. Kelima lapis proteksi ini membuat kebutuhan akan kabin luas dapat berjalan seiring dengan perhatian terhadap keselamatan.
SUV 7-seater modern dapat menjadi pilihan untuk perjalanan luar kota karena menawarkan kabin besar dan paket keselamatan dalam satu kendaraan. Pencegah tabrakan depan, pemantau sisi dan belakang, penjaga jalur, cruise control adaptif, serta perlindungan pasif bekerja untuk menutup berbagai celah risiko. Kendaraan ini juga didukung garansi 3+1 tahun atau 100.000 km dan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km.
Sebelum menentukan pilihan, Anda dapat mengunjungi dealer dan mencoba fitur keselamatannya secara langsung. Tanyakan bagaimana fitur bekerja dan, bila memungkinkan, rasakan pengoperasiannya pada kondisi jalan yang menyerupai rute perjalanan Anda.




Tidak ada komentar
Hai, silahkan tinggalkan komen, pesan dan kesannya. Tapi maaf untuk menghindari spam dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya.