Tips Mengatasi Masalah Mental, Rasa Cemas dan Waswas


Mengetahui arti insecure serta xara mengatasinya penting dipahami oleh mereka yang punya masalah kesehatan mental. Mungkin di antara kita ada yang kerap kali mengalami kondisi meragukan diri sendiri karena tidak pantas mengerjakan pekerjaan atau menduduki posisi tertentu.

Atau bahkan, tidak percaya diri atas apa yang sudah dilakukan. Jika pernah mengalaminya, bisa jadi itu adalah tanda atau gejala insecure.

Insecure sendiri jika disederhanakan adalah perasaan tidak aman dan sebenarnya normal dialami oleh seseorang. Akan tetapi, apabila perasaan tersebut terus-menerus hadir bisa menyebabkan gangguan lainnya. Bahkan, dapat mempengaruhi kehidupan sosial dan pekerjaan.

Apa Pengertian insecure?

Jika diartikan secara harfiah, arti insecure dalam bahasa Indonesia berarti tidak aman. Apabila dilihat dari sudut pandang ilmu psikologi yang tercantum di dalam APA Dictionary of Psychology, insecure berarti perasaan kurang percaya diri atau tidak mampu.

Saat seseorang mengalaminya, akan disertai juga dengan kecemasan dan ketidakpastian tentang kemampuan dirinya, hubungan dengan orang lain bahkan, bahkan mengganggu untuk mencapai tujuan hidup. Jika terus-menerus dibiarkan, rasa insecure ini dapat mempengaruhi hubungan dengan orang di sekitar.

Penyebab Insecure

Setelah memahami arti insecure penting untuk tahu penyebabnya. Ada beberapa hal yang sebenarnya bisa menyebabkan seseorang mengalami perasaan insecure ini? Berikut diantaranya:

  1. Pengalaman masa lalu. Perasan insecure bisa jadi berasal dari kejadian di masa lalu yang pernah dialami dan menimbulkan trauma hingga sekarang.
  2. Mengalami kegagalan dan penolakan. Ini juga bisa menjadi penyebab insecure misalnya karena berakhirnya hubungan, kehilangan pekerjaan, atau orang terdekat yang meninggalkan kita.
  3. Tidak percaya diri. Banyak orang yang merasa tidak percaya diri, terutama dalam situasi berkumpul dengan banyak orang. Ada yang merasa tidak pantas berada di situasi tersebut dan akhirnya lebih senang menghindar.
  4. Terlalu terbebani oleh kekurangan diri. Orang yang merasa insecure bisa jadi disebabkan juga karena dia terlalu fokus pada kekurangan diri. Terutama dalam hal penampilan fisik yang dianggap banyak sisi negatifnya.
  5. Perfeksionis. Seseorang yang profesionis juga bisa merasakan insecure karena memiliki standar terlalu tinggi. Padahal, kehidupan tidak selalu berjalan mulus dan ada kalanya apa yang kita inginkan tidak bisa tercapai.

Cara Menghilangkan Perasaan Insecure

Setelah tahu arti insecure, Anda yang mengalami perasaan ini, jangan dibiarkan berlarut-larut. Ada beberapa cara untuk mengatasi antara lain:

1.Mencari Tahu Serta Menyelesaikan Akar Masalahnya

Hal pertama yang bisa dilakukan yaitu mencari apa penyebab rasa insecure ini. Dengan demikian, akan lebih mudah mengatasinya. Contohnya, karena kejadian masa lalu, maka mulailah untuk berdamai dengan hal tersebut.

2. Melawan Pikiran Negatif

Kerap kali kegagalan yang dialami membuat seseorang akhirnya menyalahkan diri sendiri. Jangan memenuhi pikiran dengan hal negatif karena hal itu akan semakin membuat Anda down. Fokuslah pada pikiran atau aktivitas yang lebih membuat kita optimis dan bersemangat.

3.Menerima Hasil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

Jika ada suatu hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi atau keinginan mengapa itu hal normal dalam roda kehidupan. Cobalah untuk menerima dan bersyukur atas hasil yang masih belum maksimal. Studi menunjukkan bahwa dengan sering bersyukur maka hormon kortisol yang berperan mempengaruhi rasa stress juga menurun.

4.Lebih Berfokus Pada Keyakinan dan Kemampuan Diri

Daripada terus memikirkan kekurangan, akan lebih baik untuk beralih dan fokus pada kelebihan yang dimiliki. Jika perlu, cobalah untuk mengubah pola pikir tentang kekurangan itu. Jangan lupa untuk melakukan evaluasi terhadap hal yang tidak sesuai target, dan memperbaikinya di kemudian hari.

Memahami arti insecure, penyebab dan solusinya mungkin akan merasa lebih baik. Perasaan cemas dan was-was memang jangan dibiarkan karena bisa berpengaruh besar terhadap kesehatan mental. Tetaplah melakukan terbaik dan berpikir positif serta optimis dalam menghadapi hal apapun dalam hidup.

Tidak ada komentar

Hai, silahkan tinggalkan komen, pesan dan kesannya. Tapi maaf untuk menghindari spam dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya.