Hal yang Perlu Diketahui Saat Memesan Layanan Towing atau derek Gendong



Ketika mobil mengalami mogok di tengah jalan, layanan darurat apa yang pertama melintas di pikiran Anda? Jawabannya tentu derek mobil atau towing.


Namun tahukah Anda, meski fungsi towing dan derek itu sama-sama membantu evakuasi mobil, tapi ada perbedaan yang signifikan dari keduanya?


Simak ulasan di bawah untuk memahami perbedaan towing atau derek gendong dengan derek konvensional biasa agar sewaktu-waktu mobil mogok di tempat yang tak terduga, tidak salah memesan layanan evakuasinya. 


Perbedaan Towing dengan Derek Biasa


Mobil derek biasanya berjenis mobil truk. Terdapat alat tarikan yang dipasang di bagian belakang truk untuk dikaitkan ke bagian depan mobil yang akan diderek.


Biasanya bagian depan mobil yang diderek akan terangkat, jadi yang bergerak menyentuh jalanan hanya bagian roda belakang mobil saja. 


Sementara dengan towing, mobil akan sepenuhnya diangkut ke atas truk jadi tidak ada bagian yang ditarik atau menyentuh jalanan.


Ada dua jenis towing yang bisa kita temui, yaitu towing gendong dan towing hidrolik. Pada towing gendong, mobil akan diangkut seperti biasa lewat bagian belakang truk. Sementara towing hidrolik perbedaannya hanya pada bak angkut truk yang akan diturunkan lebih rendah agar mobil bisa dinaikkan ke atas truk tersebut.


Biasanya towing hidrolik dipakai untuk mengangkut mobil premium agar bagian bawah mobil tidak tergores permukaan bak angkut. 


Penyedia jasa layanan derek dan towing juga berbeda. Jika derek biasanya dilakukan oleh Dinas Perhubungan maupun Jasa Marga, sementara layanan Towing bisa didapatkan dari lembaga swasta.


Layanan towing juga lebih fleksibel, pemilik mobil yang akan diangkut bisa bebas memilih jenis towing yang mereka perlukan. Salah satu penyedia jasa towing adalah Suzuki.


Dapatkan kemudahan evakuasi ke jalur yang lebih aman atau bengkel resmi terdekat dengan memanfaatkan layanan Suzuki roadside assistance. Layanan bantuan darurat 24 jam ini bisa Anda dapatkan dengan mudah lewat layanan bebas pulsa Halo Suzuki di nomor 0800 1100 800. 


Tak hanya itu saja, layanan ini juga memudahkan Anda yang saat mengalami kendala darurat seperti pecah ban, kehabisan bensin, mobil mogok karena sekring putus dan lainnya. Lewat Suzuki emergency roadside assistance,


Anda bisa mendapatkan panduan lewat telepon untuk mengatasi kendala darurat yang Anda alami atau juga memesan montir yang datang ke lokasi kendaraan Anda untuk melakukan perbaikan. Jelas lebih praktis dan aman daripada mencari bantuan pinggir jalan atau bengkel tidak resmi yang penuh risiko. 


Saat ini layanan darurat ini bisa diakses di berbagai kota seluruh Indonesia seperti Jabodetabek, Jawa Barat (Bandung), Jawa Tengah (Semarang dan Solo), Jawa Timur (Surabaya dan Blitar), Bali (Denpasar) dan Sumatera (Medan, Padang, Pekanbaru, Jambi, Batam).


Tidak ada komentar

Hai, silahkan tinggalkan komen, pesan dan kesannya. Tapi maaf untuk menghindari spam dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya.