6 Rahasia Sukses Usaha Ayam Petelur


Sumber: pixabay.com


Memiliki modal besar bukan jaminan usaha ayam petelur dapat menghasilkan keuntungan yang besar. 

Bahkan tidak sedikit perusahaan maupun peternak skala rumahan yang akhirnya gulung tikar. Sama seperti bisnis lainnya, sebelum memulai, harus membuat rancangan yang tepat.

Telur merupakan sumber protein yang murah dan mudah didapat. Ternak ayam petelur jika dikelola dengan baik bisa menghasilkan keuntungan besar. Namun sayangnya banyak yang asal-asalan karena menganggap pengelolaannya mudah.


Rahasia Agar Sukses dalam Usaha Ayam Petelur


Tertarik memulai bisnis ini? Pilihan Anda tepat. Saat ini ceruk pasar telur ayam masih sangat besar. Meski sudah banyak peternak yang menghasilkan, namun peluang pemasarannya cukup tinggi.


Selain menjual langsung ke tengkulak, Anda juga dapat memasarkan ke pabrik roti yang membutuhkan banyak telur untuk produksi. Apa saja rahasia agar sukses menjalankan ternak ayam petelur?


1.   Buat Bisnis Plan

Poin pertama ini banyak diabaikan oleh peternak. Karena menganggap sebagai jenis usaha yang mudah, peternak tidak membuat plan atau perencanaan secara matang. Akibatnya di tengah jalan kehabisan modal atau lama untuk mendapatkan keuntungan.

Sebagian kurang memperhatikan jenis peralatan dan kondisi kandang sehingga investasi tidak dapat memberikan keuntungan maksimal. Sebaiknya buat bisnis plan yang jelas sehingga pengelola dapat melakukan evaluasi jika usaha tidak berjalan seperti harapan.


2.   Tentukan Jenis Kandang

Sebagian peternak menganggap kandang untuk ayam petelur dan pedaging sama, padahal berbeda. Untuk jenis pedaging, dapat menggunakan model koloni, semua ayam berada dalam satu tempat tanpa sekat. Jenis ini memang lebih hemat dan dapat menampung banyak ayam.

Namun untuk ayam petelur sebaiknya menggunakan kandang model baterai. Kandang dibuat kotak-kotak kecil untuk setiap ayam. Tujuannya adalah agar mudah dalam pengawasan dan proses pengambilan telur. Resiko telur pecah dan rusak karena terinjak ayam lain pun kecil.


3.   Kenali jenis ayam petelur

Sebagai peternak, pengetahuan tentang jenis ayam petelur merupakan hal wajib. Pertama ayam putih. Jenis ini menghasilkan telur dengan cangkang berwarna agak putih dan tipis. Ayam putih kurang tahan terhadap perubahan cuaca dan bising. Tingkat stres dan kematian cukup tinggi.

Sedangkan ayam coklat menghasilkan telur dengan ukuran lebih besar dan bulat. Sayangnya tidak mudah mendapatkan bibit ayam coklat. Selain telur, jenis ini biasa juga dipelihara sebagai ayam pedaging.


4.  Pilih bibit yang unggul

Untuk mendapatkan bibit unggul bisa dengan cara membeli anakan dari peternak lain atau menetaskan sendiri. Jika menetaskan sendiri, maka harus memilih telur berkualitas. Telur tersebut berasal dari indukan yang produktif, sehat dan mempunyai pertumbuhan normal serta tahan penyakit.


5.    Menentukan komposisi makanan yang tepat

Makanan merupakan pengeluaran harian terbesar untuk usaha peternakan ayam petelur. Meski saat ini banyak makanan hasil pabrik, namun tetap harus selektif ketika memilihnya. Berbeda merek bisa saja mengandung nutrisi yang tidak sama.

Sebaiknya perhatikan komposisi dan harganya. Selisih beberapa rupiah per kg dapat berjumlah besar jika diakumulasi. Hal ini tentu berpengaruh pada besarnya keuntungan dari usaha tersebut.

Cara penyimpanan makanan juga perlu mendapat perhatian. Jangan sampai jamur dan bakteri merusak kualitasnya atau bahkan mendatangkan penyakit. 

Untuk menghindarinya, pastikan tempat penyimpanan pakan dalam kondisi kering dan tidak lembab.


6.   Pemeliharaan

Pemeliharaan ayam petelur hampir sama dengan pedaging. Salah satu kuncinya adalah kebersihan kandang yang harus terjamin. Lakukan penyemprotan desinfektan pada saat kandang dalam keadaan kosong. Jangan biarkan kotoran ayam menumpuk karena dapat menjadi tempat tumbuhnya kuman penyakit.

Usaha ayam petelur sampai sekarang masih menjadi bisnis yang menjanjikan. Dengan penanganan yang tepat, tidak mustahil peternak akan mendapatkan banyak keuntungan. Kesabaran dalam mengelola dan memelihara ayam petelur dapat menghasilkan panen berkualitas dalam jumlah banyak.



Tidak ada komentar

Hai, silahkan tinggalkan komen, pesan dan kesannya. Tapi maaf untuk menghindari spam dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya.