Pentingnya Melakukan Medical Check Up Selama Pandemi

 

Medical chek up malaysia

Melakukan medical check up selama pandemi memang sangat penting sekali untuk dilakukan. Sebagai seorang entrepreneur yang bergerak di bidang retail busana muslim, saya memiliki kesibukan yang berbeda dengan pegawai kantoran. Bagaimana tidak, waktu kerja yang mungkin bisa melebihi delapan jam setiap hari membuat saya harus memiliki tenaga ekstra dalam beraktivitas.


Selain pergi ke outlet untuk mengecek bagaimana penjualan setiap hari, saya juga disibukkan oleh aktivitas lain yaitu mendatangkan barang dari supplier, mengontrol apakah barang yang dijual merupakan kualitas terbaik serta ekspansi outlet baru demi perkembangan usaha.


Ketika harus mengurus semua aktivitas pekerjaan seorang diri, tiba-tiba saya dikejutkan oleh berita pandemi diakibatkan oleh virus COVID-19 yang menyerang hampir seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Sempat kuatir juga dengan virus tersebut, namun apakah saya harus mengurung diri terus di rumah? Jawabannya tentu saja tidak.


Saya memiliki usaha ritel yang tidak dapat ditinggalkan. Jika saya tutup tentu kasihan para pegawai yang mengandalkan hidup mereka dari usaha yang saya jalankan. Sehingga yang harus saya lakukan adalah melakukan beberapa hal yang dapat melindungi saya, keluarga serta karyawan di outlet-outlet ritel yang dibuka.


Alhasil selagi virus COVID-19 masih berada di tengah-tengah kita, saya pun tetap berusaha menjaga kondisi badan agar selalu fit apalagi saat ini cuaca sedang ekstrim sekali dengan curah hujan yang tinggi. Minum air putih hangat di pagi hari, mengonsumsi  suplemen vitamin C dosis tinggi rutin setiap hari sekarang menjadi suatu kebiasaan yang mungkin dulu jarang saya lakukan.




Ada satu hal lagi yang mungkin Anda maupun saya sering terlewat dalam hal kesehatan, yaitu melakukan medical check up rutin. Medical check up sendiri memiliki pengertian suatu aktivitas memeriksakan kondisi kesehatan tubuh seorang individu secara rutin dan berkala. Idealnya medical check up dilakukan antara enam bulan sampai satu tahun sekali.


Adapun tujuan dari medical check up sendiri antara lain:





Memastikan Kondisi Kesehatan Anda Tetap Terjaga dan Terkontrol.

Ada pemahaman yang keliru di masyarakat ketika sudah terdiagnosa sakit baru melakukan medical check up padahal sebenarnya justru dengan medical check up bisa mengantisipasi datangnya penyakit lain dalam tubuh.


Dapat Mendeteksi Penyakit yang Tidak Memiliki Gejala.

Terkadang seseorang menderita penyakit namun tidak memiliki gejala. Hal ini justru membahayakan si pasien, sehingga ada baiknya melakukan medical check up. Contoh penyakit yang tidak bergejala adalah kadar kolesterol yang tinggi namun pasien tidak menunjukkan tanda-tanda seperti pusing dan berat di bagian pundak.


Untuk Memberikan Saran Pengobatan ke Depannya Apabila Diketahui Ada Penyakit Baru yang Terdeteksi di Saat Medical Check Up Terkini.


Hasil dari medical check up pasti akan dibaca serta dipelajari oleh dokter yang menangani riwayat kesehatan Anda. Apabila ada diagnosa penyakit, selain memberi obat, maka dokter akan memberi rujukan langkah selanjutnya yang harus ditempuh pasien.


Beberapa hal yang biasanya dilakukan oleh pasien ketika hendak menjalani medical check up yaitu:




1.Berpuasa setidaknya sepuluh jam dimulai dari pukul 9 malam sampai pukul 7 pagi keesokan harinya.


2.Hindari minuman keras dan merokok sebelum melakukan general check up


3.Jangan lupa untuk mencatat serta melaporkan obat-obatan apa saja yang telah dikonsumsi minimal seminggu sebelumnya agar dokter yang memeriksa juga mengetahui.


4.Membawa hasil pemeriksaan medical check up terakhir kali jika pernah melakukan sebelumnya.


Anda tidak perlu menderita suatu penyakit tertentu untuk dapat melakukan medical check up. Justru dengan rutin melakukannya maka Anda bisa mendeteksi suatu penyakit sehingga bisa diobati secepatnya.


Ketika melakukan medical check up biasanya yang diperiksa antara lain:


1.Tingkat kolesterol dalam darah meliputi trigliseride, HDL dan LDLM.


2.Kesehatan jantung, biasanya dengan menggunakan alat yang dinamakan elektrokardiogram (EKG).


3.Tingkat gula darah dalam tubuh yang akan mendeteksi apakah seseorang kemungkinan menderita diabetes atau tidak.


4. Pemeriksaan mata yang akan mendeteksi apakah seseorang memiliki gangguan pada matanya sehingga memerlukan tindakan lebih lanjut seperti misalnya memakai kacamata atau operasi.


Jika kita memang sudah mantap untuk melakukan medical check up, maka langkah selanjutnya adalah memilih klinik atau rumah sakit untuk tujuan tersebut. Saya yang kadang jenuh dengan aktivitas sehari-hari ingin sesekali travelling ke luar negeri.


Namun rasanya jika hanya travelling saja kok percuma ya. Akhirnya saya berdiskusi dengan suami bagaimana jika sambil melakukan medical check up di kota tujuan travelling.


Setelah melakukan survey ke beberapa pusat kesehatan yang ada di luar negeri, sepertinya Malaysia menjadi rujukan yang sesuai untuk kami berdua. Selain jarak tempuhnya cukup dekat, saya dan suami juga pernah ke Malaysia beberapa tahun yang lalu sehingga sudah mengenal beberapa tempat di sana dan pastinya memiliki pengalaman ketika akan bepergian kembali ke Malaysia.


Lalu bagaimana kami bisa mendapatkan informasi mengenai klinik-klinik yang ada di Malaysia untuk melakukan medical check up, maka jawabannya ada di Malaysia Healthcare. 



Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menjadi salah satu layanan untuk warga negara Indonesia, karena bekerja sama dengan 69 rumah sakit swasta di Malaysia untuk memberikan informasi mengenai seputar cara berobat ke Malaysia. Rumah sakit yang menjadi mitra Malaysia Healthcare tersebar di beberapa kota antara lain Kuala Lumpur, Malaka, Penang, Sabah dan Sarawak.    


Adapun beberapa pertimbangan untuk melakukan medical check up dengan Malaysia Healthcare karena beberapa alasan berikut:


1. Jarak yang cukup dekat antara Indonesia dengan Malaysia sehingga tidak melelahkan dalam bepergian.


Seperti yang sudah saya uraikan di atas bahwa kondisi badan harus fit ketika akan melakukan medical check up, sehingga walaupun klinik kesehatan atau rumah sakitnya berada di luar negeri asal itu di negara yang tak jauh dengan negara kita berada maka tak menjadi masalah.


2. Banyak tempat-tempat wisata yang ada di Malaysia sehingga Anda merasa bahwa perjalanan yang sedang dilakukan layaknya berwisata, bukan hanya sekadar pemeriksaan kesehatan semata.


3. Fasilitas pelayanan kesehatannya tidak kalah berkualitas  dengan layanan kesehatan sejenis


4.Ketika kita memilih klinik maupun rumah sakit untuk melakukan medical check up tentu juga harus memperhatikan faktor kualitasnya agar hasil yang didapat sesuai ekspektasi. Dan informasi seperti ini bisa kita dapatkan melalui Malaysia Healthcare


5. Harga yang kompetitif sehingga tak memberatkan bagi konsumen yang ingin berobat.


Ketika memutuskan untuk melakukan medical check up di klinik tertentu maka pastinya kita sudah melakukan pertimbangan terlebih dahulu. Malaysia Healthcare menyediakan daftar klinik dengan biaya kompetitif pastinya sehingga Anda tak perlu kuatir.


Lalu bagaimana ketika ingin melakukan medical check up di saat pandemi yang hampir menyerang seluruh dunia tak terkecuali Indonesia dan Malaysia? Saya pribadi tidak merasa takut untuk bepergian ke luar negeri selama mematuhi protokol kesehatan dengan benar sesuai  yang sudah diinstruksikan oleh pemerintah.


Pemerintah Malaysia sendiri sangat ketat dalam menjalankan protokol kesehatan bagi warga negaranya. Namun saya dan suami sepakat jika kemungkinan kami akan merealisasikan rencana travelling sembari melakukan medical check up di Malaysia sekitar pertengahan tahun 2022 dengan harapan pandemi COVID-19 telah berakhir.


Bagi Anda yang masih ingin lebih detail mendapatkan informasi mengenai fasilitas yang disediakan maka bisa mengunjungi website Medical Tourism Malaysia dan media sosial Instagramnya di https://www.instagram.com/medtourismmy.id/


Semoga informasi yang saya berikan bisa menjawab rasa penasaran Anda yang ingin melakukan medical check up ke negara Malaysia. 


Get notifications from this blog

9 komentar

  1. kantor saya justru menunda medical check up tahun lalu karena menghindari kerumunan :(

    BalasHapus
  2. Saya termasuk orang yang memiliki pemahanan keliru, yang melakukan medical chekp up saat merasakan ada yang biasa pada badan. itupun kalau disarankan oleh dokter agar melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kalau dokter nggak menyarankan, ya nggak hehehe.... Ini kebiasaan yang harus diubah sebenarnya ya mbak.

    BalasHapus
  3. Malaysia Healthcare ini keren banget!
    Layanannya paripurna warbiyasak ya mba
    Pantesan banyak yg setia untuk berobat ke RS di sana

    BalasHapus
  4. Asyik banget nih. aku juga pengen banget melakukan medical check up ke Malaysia. Soalnya dari sini tiketnya juga cukup terjangkau. Malah lebih murah daripada ke pulau jawa.

    BalasHapus
  5. Beberapa teman udah nih medical check up di Malaysia jadi bisa sambil jalan jalan bareng keluarga
    Sekali jalan banyak hal dilakukan

    BalasHapus
  6. Sangat membantu ya, ketika mau medical check up klinik sudah menyediakan tarif yg tertera.

    BalasHapus
  7. Mmg byk org indo yg memilih utk melakukan general check up ke negeri seberang krn fasilitas yg lebih lengkap ya

    BalasHapus
  8. Malaysia memang best sih mba untuk reference medical facilitiesnya, sekualitas sama di SG tapi harganya lebih ramah sama kantong kita nih

    BalasHapus
  9. Saya blas..gak pernah cek kesehatan selama masa pandemi. Padahal..rutin melakukan medical check up tuh penting banget yaa..huhuhu

    BalasHapus

Hai... Maaf komen dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya