5 Hal Yang Harus Dilakukan Agar Suami Tidak Selingkuh

 


Agar suami tidak selingkuh - Sebagai seorang istri ya pintar-pintar saja menjaga suami. Satu sisi harus pintar di bed room like “isi sendirilah”  saya sudah kenyang mendengarnya dari sahabat, saudara, bahkan baca beberapa artikel yang membahas hal begitu itu.


Di satu sisi seorang istri harus pintar menjadi sahabat, tempat sampah curhat suami kalau sedang galau, lelah dan penat. Meski dulu banget juga pernah dengar kalau masalah di tempat kerja jangan sampai dibawa pulang ke rumah. tapi ya nggak bisa begitu dong, kita sebagai istri kadang kepo. tadi sarapan pagi apa, maksi apa, ada kejadian apa, ngapain aja. hehehe. Tips nya kalau suami sedang curhat jangan tiba-tiba menghakimi yang menurut kita tidak benar, berusahalah menjadi seorang sahabat. kesampingkan cemburu, emosi, tahan-tahan ya.  


Satu sisi kita harus pintar ngemong seperti perlakuan mama terhadap anaknya. Elus kepala suami, berikan kenyamanan dan ketenangan yang dibutuhkan. Terlebih kalau sedang sakit, jangan sampai suami merasa lebih mendapatkan perlakuan yang super nyaman dari mamanya daripada dari kita.


Dan satu sisi harus pintar mengatur kebersihan dapur, rumah, kebun, mengatur anak, mengatur mertua dan segalanya harus sempurna. Saya akui untuk hal ini saya tidak terlalu perfect. Apapun pekerjaan rumah sudah sewajarnya berbagi tugas. Saya mencuci suami yang menjemur dan melipat. Suami potong-potong sayur saya masak dan cuci piring. Tapi dibalik semua keriuhan pekerjaan rumah tangga harus diingat ketika suami memanggil harus cepat didatangi. Siapa tahu dipanggil buat dikasih reward kan. perkara dapur berantakan mah nanti akan ada waktunya buat beres sendiri.


Oh ya, satu lagi badan harus terawat bersih, harum sempurna seperti gadis lagi. Ops kenapa kubilang begini, ada lho yang tega mengatakan wajar saja suaminya selingkuh istrinya nggak pintar merawat diri. sedihnya lagi saya dengarnya hal itu dari ibu-ibu lho, pun tak perfect dirinya. rasanya pengen banget sodorin cermin. Ngaca dulu bu ngaca.


 Emang kita marriednya sama siapa?


Emang tugas istri itu apa? Sampai segala tuntutan harus  seperfect itu.


Suami dan istri menikah karena cinta lho, kalaupun ada proses Taaruf “Tanpa cinta sebelumnya” otomatis setelah menikah pasti tumbuh cinta lah. Bohong banget sih setelah menikah nggak tumbuh cinta tapi maaf-maaf kata anaknya sampai 5 gitu. 


Asli aku nulisnya sambil emosi ketika beberapa sahabat terbaikku berakhir menjadi seorang single lagi dengan alasan klasik mereka menikah tanpa cinta ataupun dengan alasan tidak ada cinta lagi. Eh tapi nggak berselang berapa lama yang suaminya married dong dengan gadis/janda lain.


Duh, pengen lempar sendal rasanya.


Ada lagi yang lebih nyesek. Nggak sampai bercerai sih, karena sayang sama anak-anaknya. Jadi si istri mengalah bertahan. Tapi suaminya married lagi. Aku tuh kadang sampai nggak habis fikir, secara keuangan belum mapan banget, anak sudah punya 2-3, istri lumayan cantik, meski cantik juga relative, trus apa lagi yang dicari? Pengakuan biar hebat gitu? Nggak mikir dia berbuat baik dengan menikahi janda tapi juga membuat janda istrinya sendiri. Membiarkan istrinya tiap malam menangis sedih? jujur hatiku menjadi gerimis setiap kali mendengarkan cerita begini.


Untungnya setiap kali curhat akunya pas lagi bener. Dalam artian otakku masih di jalan yang tepat. “Sudah pikirkan saja surga, pikirkan keutuhan rumah tangga, kasihan anak-anak.” Coba kalau otakku lagi sleek, pasti akan kubilang, “Halah, sudah. Hayuk tinggalin saja lakimu, kaya nggak laku nikah lagi saja. Kamu lho masih cantik, masih muda “ bodoh aja disini kamu nangis-nangis, lakimu disana lho lagi seneng-seneng sama istri barunya.


Ops keceplosan kan? untung cuma dalam hati bilangnya.

 

Tips agar suami tidak selingkuh
 

1. Pilih Suami karena Agamanya.

 

Dalam Islam, pernikahan disebut sebagai Mitsaqan Ghalidza atau perjanjian yang kuat, agung juga kukuh. Sebuah istilah yang disebut oleh Allah Swt sebanyak 3 kali dalam Al Qur,an. Surat An-Nisa 21 (perjanjian suami dan istri/pernikahan) Dengan menyebut pernikahan sebagai mitsaqan ghalidza berarti pernikahan bukanlah perjanjian biasa yang bisa dimain-mainkan dengan sembarangan. Bahkan untuk memperkuat bahwa pernikahan adalah perjanjian yang agung. Rasulullah saw bersabda bahwa perbuatan yang diperbolehkan namun paling dibenci oleh Allah adalah sebuah perceraian.


Dulu sebelum saya menikah yang pertama saya pandang dari suami adalah bagaimana orang tuanya? Ada bibit yang mengarah memiliki istri 2 atau nggak. Dimana taklimnya, Bagaimana circle pergaulannya, baru yang terakhir bagaimana pekerjaannya? Cukup nggak menghidupi apabila saya kerjaannya hanya di rumah ngedrakor dan ngerumpi di sosmed juga wag saja misalnya. Karena terkadang financial memang menjadi momok utama yang mengancam keutuhan sebuah rumah tangga. ada lho seseorang menikah lagi gara-gara istri barunya itu kaya raya. jadi mereka bercerai dengan alasan si suami sudah bosan hidup miskin. 


What's , kaget kan pasti? sayapun juga sama.

 

2. Bikin Perjanjian Pra Nikah

 

Perjanjian sebelum pernikahan bagi Sebagian orang memang tidak penting. Tapi kalau bagi saya itu adalah hal yang sangat penting dilakukan. Hal ini juga membantu sebagai pengingat agar Pasangan tidak selingkuhManusia bisa khilaf, cinta dan kasih sayang bisa luntur tapi tidak dengan perjanjian yang memang agak memberatkan. 


Misalnya siapa yang ketahuan selingkuh itu yang harus keluar dari rumah tanpa membawa hak apa-apa dari harta gono gini misalnya. Jadi ketika salah satu pihak melakukan kesalahan berarti siap menerima konsekuensinya. Kesannya matrealistis ya, tapi masa iya misal istri yang diselingkuhi, istri yang sakit hati tapi istri juga yang pergi meninggalkan rumah? Kan nggak adil banget dunia ini.

 

3. ATM Gaji Suami, Istri Yang Pegang

 

Ini bukan tentang suami yang takut istri ataupun istri yang ingin menguasai sepenuhnya hasil kerja keras suami selama satu bulan penuh. Awalnya sebenarnya ini menjadi satu cara untuk menabung. Percayalah seorang suami terkadang menjadi tempat yang sangat rawan dan serba nggak enakan.

 

Jadi awalnya beberapa saudara meminjam uang pada suami, dipinjami lah. Namanya seorang laki-laki mana bisa menolak kalau ada saudara yang meminjam. Tapi makin kesini kog makin banyak. Tabungan makin menipis, uang yang dipinjampun rata-rata nggak Kembali. Masa iya sebulan kerja nggak bersisa uang di tabungan. Sementara untuk keperluan sehari-hari sudah dicover dari toko. Selidik punya selidik ternyata dipinjam saudara. Padahal nih perempuan kalau masalah uang instingnya kuat banget. Sempet terbesit syak buruk padahal, Astagfirullah. Nah setelah keuangan 100% saya yang pegang nggak ada lagi tuh saudara yang pinjam. Sungkan kan pastinya. Apalagi sampai pinjam dan nggak Kembali.


Oh ya mengenai Atm gaji suami istri yang memegang ini sebenarnya fungsinya adalah untuk berjaga-jaga. Jaga-jaga kalaupun suami khilaf, selingkuh gitu anak istrinya di rumah nggak akan sampai kelaparan. 


Pernah kan dengar berita kalau ada suami yang pergi dengan selingkuhannya selama 1 musim liburan sementara anak dan istrinya di rumah kelaparan sampai istrinya cari pinjaman kesana-sini? Hidup kadang ya sebercanda itu. Gemezz kan? 


Coba bayangkan kalau suami nggak pegang ATM, mana bisa selingkuh. Masa iya mau makan di restaurant ceweknya yang traktir. Masa iya mau jalan kemana-mana misal di dompet hanya ada lima puluh ribu? Eh tapi nggak juga ngajarin pelit sama suami ya, karena bagaimanapun uang suami yang menghasilkan jadi tetep lah kasih ATM yang misal berisi 500k jadi kalau ada apa-apa di jalan cukuplah ya.

 

4. Mainkan Peran Terbaik


Di awal sebenarnya saya sudah singgung agar kita menjadi yang terbaik. Tapi tentu tidak semuanya mampu kita lakukan. Ingat tangan kita cuma 2. Tugas kita sebagai istri hanya menyenangkan suami. Terkait urusan perutnya bisa lah kita jajan diluar atau makan di rumah mertua, hahahaha ini tips saya. Karena suami sangat cocok dengan masakan mamanya jadi biasanya kita makan malam di rumah mamanya. Jadi sepulang suami dari kantor dan saya tutup toko biasa mandi, sholat magrib dan makan di rumah mama mertua baru pulang ke rumah. Perut kenyang, badan wangi siap menyambut quality time berdua.


Baju-baju kerja saya delegasikan ke laundry, yang penting suami kerja rapi dan wangi. Toh tidak terlalu mahal juga. Sementara urusan rumah yang terpenting kalau kebersihan dan kerapian itu tempat tidur. kurasa kalau hanya membersihkan 1 kamar saja tidak berat bukan?

 

5. Jadilah Sahabat Terbaik Suami

Dalam berumah tangga bohong rasanya kalau tidak ada riak-riak yang menghantam. Tapi asalkan pondasinya kuat seharusnya tidak perlu sampai karam kapalnya. Ada saatnya kalau sedang cemburu alihkan perhatian pada hal yang lain. 


Ada kalanya kamu akan mendapati suami chat dengan yang lain. Teman satu kantornya, mantannya, teman satu divisi atau beberapa anak-anak magang yang sok tanya ini itu misalnya,  Kalau dulu sih saya block tapi makin kesini saya memaklumi, usia makin dewasa sayapun sudah kaya sahabat saja jadi bisa maklum dimana posisi suami yang memang dibutuhkan bantuannya sama yang lain.


Nggak perlu cemburu membabi buta dengan menutup akses suami dengan teman-teman alumninya, menutup semua sosmednya, tidak mengizinkan suami mengembangkan hobbinya. Karena semakin kita menggenggam erat suami pasti suami akan berusaha melepaskan diri dari kita, lalu yang rugi siapa?


Do your best, kalau memang suami masih selingkuh ya buang saja ke laut. Karena kita tidak pernah tahu takdir apa yang akan kita temui, maka sebaiknya lakukan saja yang terbaik, bangun moment kebersamaan yang terindah, tunjukan kalau kita benar-benar sayang ( padahal aslinya ya lebih sayang diri sendiri dari pada ke suami) merendah sedikit untuk mendapatkan kepercayaan yang besar bukanlah hal yang salah.  Tunjukan kalau suami satu-satunya tumpuan hidup kita, kita tidak bisa hidup tanpa dia. Hujani suami dengan kata-kata cinta, Manjakan layaknya satu-satunya pujaan hati kita.


Padahal aslinya kita harus menjadi mandiri, nggak boleh terlalu bergantung pada suami. Bangun benteng sekuat mungkin. Jangan sampai kalah, jangan sampai ada air mata kalau ada sesuatu yang terjadi diluar kuasa kita. Yang perlu diingat kalau sampai terjadi perselingkuhan adalah tarik nafas panjang, lalu tersenyum. kuatkan hati, ajak ngomong face to face, mau nya apa? kalau tak ada jalan keluar ya berarti jodohnya sampai disitu saja. Nggak perlu menyalahkan diri sendiri, karena dalam hal selingkuh yang paling salah adalah pelaku selingkuh bukan korbannya.  Kalau mencari-cari alasan mah gampang namanya juga dicari, pasti ketemu.


Tipsnya sekian dulu ya, next disambung lagi bye-bye…. (saya nulisnya kebawa emosi nih wkwkkw)

Get notifications from this blog

27 komentar

  1. Mau rumah tangga sebagus apapun, peluang untuk selingkuh tetaplah ada. Apalagi yang tidak bagus. Apalagi di era jaman now, kontak bisa dengan siapapun secara mudah dan murah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga peluang-peluang buruk itu tidak menghampiri keluarga kita ya kak. kalau saya pointnya serahin ke Allah, sebelum berbuat dosa dan menyakiti istri sudah pasti dosa dulu sama Allah.

      Hapus
  2. Geliiiiiii... 'namanya juga dicari, pasti ketemu', bener juga. Kalau dah selingkuh ga usah denger penjelasan dan alasan lagi deh. Pasti dicari2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gitu deh kak, suka takjub kalau sampai terjadi divorce gitu yang disalahin pihak istri.... yang selingkuh siapa yang cari alasan siapa wkwk

      Hapus
  3. Baca poin nomer 3 ngakak guling-guling Mba Ai. Hahaha. Alhamdulillah sejak menikah saya gak meminta, tapi suami inisiatif sendiri kasihin ATM gajinya ke istri. Namun, tetap dong, suami tetap pegang uang bulanannya sendiri. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kak aku juga nggak minta tapi beliau sendiri yang kasih, soalnya tahu banget kalau istrinya rajin menabung hehehe btw kalau bulanan gitu dalam bentuk atm juga atau cash kak? Soalnya suami nih maunya harian, malas bawa cash banyak-banyak bilangnya

      Hapus
  4. Hihii nomor 2 sudah saya lakukan, cuman nomor 3 dia yang mengatur keuangan RT, mbak ... hehehe. Gimana donks?

    Semoga nomor 4 dan nomor 5 bisa berhasil saya lakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selama suami amanah mah aman kak... Aamiin

      Hapus
  5. Setuju banget sama poin-poin di atas mbak. Intinya baik suami dan istri harus saling punya value dimana keduanya bisa saling melengkapi. Lagi pula menurut saya selingkuh itu ada dua. 1 karena khilaf, 2 karena habit. Nah yang karena habit ini yang merugikan, karena mau pasangan sesempurna apapun dia akan tetap selingkuh karena sudah jadi kebiasaan buruk yang mendarah daging.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang karena habbit ini beneran ada ternyata kak, ada teman gitu suaminya sampai menikah 4 kali. jadi yang istri pertama (teman saya) sudah ikhlas, sudah kenyang sedihnya. nah antara istri 2, 3, dan 4 malah yang saling ribut wkwk

      Hapus
  6. Kalau soal gaji aku nggak pernah pegang ATM suami tapi aku selalu dikasih jatah lebih dari cukup perbulannya Hehehe Terus point nomor 5 itu susah banget buat aku mungkin karena kita masih baru menikah ya jadi tahap adaptasi nya tuh masih proses apa lagi long distance Marriage nih huhuhu

    tapi Makasih ya Mbak udah nulis gini..

    BalasHapus
  7. Saya suka tips yang nomor 1, 4, dan 5. Kalau perjanjian pranikah mungkin bisa, tetapi yang lebih penting diikat dulu hatinya hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau hati sudah diikat semua pasti iya saja ya kak

      Hapus
  8. Hahaha bisa aja mbak Dian nulisnya ..aku baca serasa lagi dengerin mbak Dian curcol ..btw aku baru tau perjanjian pisah harta yang model kyk gitu.. berarti walopun itu rumah yang beli atas nama suami tapi klo ada perjanjian pisah harta dengan kalimat "siapa yg ketauan selingkuh hrs keluar dari rumah" itu suami bisa ya mbak diminta keluar dari rumah?? pdhal itu rumah kan atas nama suami??

    BalasHapus
    Balasan
    1. curcolku asli kurang panjang mbak bayu, kejadian disekitar tempat tinggal ini banyak kejadian yang beneran bikin sedih hati sebagai seorang istri.

      ya dong, yang salah suami masa istri yang keluar rumah sih mbak , tapi temanku juga keluar rumah sih pas divorce, nggak bawa apa-apa lagi cuma baju di badan saja, kadang ya perempuan ini main perasaan saja sih,

      Hapus
  9. Waduh, saya bingung mau komen apa, hahaha. Intinya kala saya dan suami sih, Selingkuh itu kejahatan terbesar dalam pernikahan. Ekonomi kurang, it's okay, kita cari bersama. Tapi kalau selingkuh. Mohon maaf, anda telah melanggar perjanjian kita. Apapun alasannya. Mau istri nggak hebat di ranjang atau nggak canik lagi. Selingkuh bukanlah solusi. Titik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kadang banyak yang menggampangkan hal ini sih ya kak, padahal efeknya bagi korban asli berat banget. bilangnya khilaf, tapi kan proses nya nggak cukup 1 hari, masa iya khilafnya berhari-hari wkwk

      Hapus
  10. Pernikahan emang sulit menjaganya. Kudu kedua belah pihak -suami dan istri- saling komitmen. Saling menjaga dan mengingatkan. makasih ya mbak artikelnya. sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  11. wah jadi sumber informasi baru nih tentang suami agar tidak selingkuh hehe, ini sangat menampar sya karena sya harus menghargai dan menghormati istri

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah syukurlah kalau bermanfaat kak, ini cuma curcolan sejenak karena kejadian banyak di lingkungan sekitar juga menimpa teman-teman dekat

      Hapus
  12. Sebagai istri atau sebagai suami jika sudah menikah harus ingat batasan, terlebih lagi saat berada diluar rumah.
    Memang sebagai pasangan kita tak boleh over protektif berlebihan agar pasangan tak merasa terkekang atau meradlsa dicurigai, meski begitu kita harus pandai mengambil hati pasangan agar ia selalu ingat kalau udah menikah.

    BalasHapus
  13. Saya nunggu lanjutannya mbak, tapi nulisnya jangan pakai emosi ya...

    Enak banget tinggal dekat sama mertua, bisa nengok sekalian numpang makan malam hehehe

    BalasHapus
  14. hahah tips no 3, tapi aku ga megang atm suami sih mbak. prinsipnya kalau tau menikah karena ibadah pasti akan menjalankan setiap kewajibannya ya

    BalasHapus
  15. Pernikahan bukan hal yang sederhana, banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum akhirnya mantep untuk menuju jenjang pernikahan. Selama kedua belah pihak saling mendukung dan saling melengkapi maka jalinan rumah tangga seyogiayanya bakal harmonis dan tidak terjadi perpecahan

    Thanks for sharing mbak

    BalasHapus
  16. Aku cuma bisa membaca dan mencatat poin penting mbak. Siap diterapkan ketika calon suami nanti tiba di depan rumah hahaha

    BalasHapus
  17. Aku sering banget baca baca tips semacam ini, tapi kok aku lebih dapat feel-nya di sini ya. Asik banget baca tulisan mba Aisyah. Makasih ya mba informasi dan tipsnya, meski aku belum menikah, aku jadikan ini sebagai bekal pengetahuan yang pasti bakalan terpakai saat aku menikah nanti 😬

    BalasHapus

Hai... Maaf komen dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya