Proteksi Diri Dan Keluarga Dengan Vaksin

Melindungi diri dan keluarga sudah pasti menjadi tanggung jawab kita seutuhnya. Nggak perlu berdebat terlalu kencang. Mari kita tumbuhkan kesadaran dengan hati yang lapang.

Kita sudah sama-sama tahu apa yang harus kita lakukan kalau ingin kuat dan sehat. Memproteksi diri dengan vaksin merupakan sebuah keniscayaan yang harus kita lakukan. Kalau kita menyadari betapa pentingnya vaksin.  Apalagi di masa pandemi begini. Lakukan hal yang terbaik buat keluarga agar kita tidak menyesal di kemudian hari.

Vaksin Wajib Buat Balita


Setelah menginjak usia balita sudah seharusnya kita lindungi anak-anak kita dengan lima macam vaksin standar nasional Indonesia.  Lima vaksin wajib pada anak-anak kita agar terlindungi dari berbagai macam penyakit sering kita kenal dengan kata imunisasi. Yaitu,

·       Hepatitis B

·       BCG untuk mencegah Tuberkolosis (TBC), 

·       Polio

·       MR untuk Rubella

·       DPT untuk difteri, pertusis dan tetanus.

Vaksin Yang Diperlukan Oleh Orang Dewasa

Tak hanya balita, lewat perkembangan zaman dan sesuai kebutuhan. Vaksin sekarang juga sangat dibutuhkan oleh orang dewasa, ibu hamil serta orang yang bepergian ke suatu negara tertentu. Tentu saja tujuan diberikannya vaksin tersebut sebagai bentuk pencegahan terhadap suatu penyakit serta untuk menambah kekebalan dan daya tahan tubuhnya.

1.      Vaksin tetanus, diphtheria dan acellular pertussis (Td/Tdap)

Vaksin tetanus, diphtheria dan acellular pertussis (Td/Tdap) ini diberikan apabila orang mengalami cidera yang disebabkan tetanus seperti terkena paku, kawat yang berkarat dll. Selain itu Vaksin tetanus, diphtheria dan acellular pertussis (Td/Tdap) juga diberikan kepada ibu hamil untuk melindungi ibu dan janin dari ketiga penyakit tersebut. Biasa diberikan pada ibu hamil dengan usia kehamilan 27-36 minggu.

2.     Vaksin human papilloma virus (HPV)

Vaksin HPV sebenarnya sangat dibutuhkan oleh semua orang wanita yang aktif secara seksual. Mengingat angka kematian akibat virus human papilloma ini sangat meningkat drastis di Indonesia. Dengan menggunakan vaksin hpv ini setahun sekali seharusnya penyakit kanker serviks dapat kita cegah. Tapi sebelum menggunakan vaksin hpv kita harus papsmear dulu. Kareana setelah kita terinfeksi vaksin hpv ini tidak lagi berfungsi sebagai pencegahan lagi.

3.     Vaksin MMR

Vaksin MMR atau biasa disebut campak, gondok, rubella (measles, mumps, rubella atau MMR)

Orang dewasa diberikan vaksin ini untuk mengurangi resiko terkena penyakit campak. Tentu saja tujuannya agar dapat dianggap kebal terhadap penyakit campak dan gondok.

4.     Vaksin varicella

Vaksin Varicella ini diberikan kepada orang dewasa untuk mencegah penyakit cacar air. Tentu saja seharusnya vaksin ini diberikan kepada orang yang belum pernah menderita penyakit cacar saatu kalipun. Virus cacar ini biasa disebabkan oleh virus Varicella zozters

5.     Vaksin influenza

Vaksin influenza ini sebenarnya diberikan kepada orang dewasa yang menderita masalah jantung, paru-paru, ginjal, diabetes, epilepsi atau kondisi yang membahayakan fungsi pernafasan. Begitu juga dengan wanita yang sedang hamil serta kita yang hendak bepergian ke negara musim dingin untuk mengurangi efek tertular penyakit influenza yang sebenarnya sakit ringan namun terkadang memicu komplikasi sehingga berujung kepada keadaan yang membahayakan.

6.     Vaksin Pnemococcal Polyssharide

Orang dewasa yang didiagnosis dengan penyakit paru-paru kronis (termasuk asma), penyakit kardiovaskuler kronis, diabetes mellitus, penyakit hati kronis, alkoholisme kronis, gagal ginjal kronis, kondisi imunosupresif dan HIV harus menerima vaksinasi Pneumococcal polysaccharide.

7.     Vaksin hepatitis A

Orang dewasa sangat perlu melindungi dirinya dengan vaksin hepatitis A. sementara hepatitis A sendiri merupakan peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang tertular penyakit hepatitis A ini.  Virus hepatitis A sendiri menyebar sangat cepat diantaranya melalui konsumsi makanan/ minuman yang telah terkontaminasi tinja penderita hepatitis, tinggal satu rumah, berhubungan intim ataupun bepergian ke suatu daerah yang penderita hepatitisnya A nya banyak bisa menyebabkan kita terkena virus hepatitis A juga.

8.     Vaksin Hepatitis B

Vaksin hepatitis B harus diberikan pada orang yang berada pada risiko tinggi untuk memiliki penyakit hepatitis B, seperti orang dengan penyakit ginjal stadium akhir, pasien hemodialisis, orang sedang dalam pengobatan untuk penyakit menular seksual (PMS), infeksi HIV, penyakit hati kronis, pengguna obat ilegal, kaum pria homoseksual dan orang dengan lebih dari satu mitra seksual dalam enam bulan sebelumnya.

9.     Vaksin meningitis

Vaksin meningitis diberikan kepada orang dewasa untuk mencegah penyakit meningitis. Biasanya sebagai salah satu syarat wajib bagi orang yang hendak melakukan ibadah haji dan umroh di Arab Saudi. Meskipun vaksin meningitis ini sering ada pro dan kontranya. Namun melindungi diri kita agar terlindungi dari penyakit meningitis yang sangat membahayakan itu juga sangat penting.

Halodoc

Di tengah suasana pandemi seperti saat sekarang ini, tentu mengunjungi rumah sakit secara langsung bukanlah pilihan yang tepat. Pun langsung pergi ke dokter praktek kalau sekiranya tidak terlalu parah sakitnya juga harus kita hindari. Tapi terkadang rasa penasaran begitu menyergap. Membuat dalam hati bertanya-tanya, Apa yang terjadi pada diri kita, bagaimana caranya menanggulangi apabila terjadi sesuatu tanda-tanda sakit pada keluarga kita.

Tapi jangan khawatir, sekarang sudah ada Halodoc.com. Yaitu sebuah website yang membahas tentang kesehatan, gejala, serta cara menanggulangan apabila kita sakit. Selain itu ada fitur-fitur obat dan vitamin. Yang mana kita bisa mendapatkan resep obat sesuai dengan sakit yang kita keluhkan. Selain itu ada juga fitur Tanya Dokter yang dapat kita pakai apabila ada pertanyaan yang ingin kita tanyakan secara langsung kepada dokter.

So jangan kelamaan mikirnya, buruan download aplikasi halodoc di playstore. Biar berasa punya dokter pribadi dalam genggaman tangan kita sendiri.

Tempat Vaksin Di Jogjakarta


Tidak akan pernah ada kata terlambat untuk mencegah dan melindungi diri serta keluarga kita dari berbagai macam penyakit dengan cara vaksin. Kalau dirasa perlu segera ambil action jangan menunggu terlalu lama. Tumbuhkan segera kesadaran diri betapa pentingnya vaksin bagi tubuh kita.

Dan tentu saja, kalau ingin berkonsultasi dengan dokter yang sangat berkompeten di bidang vaksinasi segera deh buka aplikasi halodoc atau bisa juga melalui link Vaksin Yogyakarta. Disana kita bisa puas bertanya-tanya mengenai vaksin, janji serta konsultasi dengan dokter. Dan yang pasti kita akan mendapatkan jawaban dari pertanyaan kita secara detail, jelas dan gamblang. Tanpa menerka-nerka apa dan bagaimana. Biar nggak salah pilih keputusan ya kan? Pokoknya kalau mau cari-cari info seputar kesehatan halodoc.com tempatnya.

Get notifications from this blog

32 komentar

  1. Ketiga anak saya lengkap vaksinnya. Tapi ya itu, emak bapaknya gak pernah lagi divaksin pas dewasa. Wkwkwk. Terakhir itu saya vaksin influenza dan pneumokokus. Lainnya tidak pernah, termasuk difteri. Mungkin karena merasa sehat-sehat saja yaaa. Hadeeeh, yg ini gak boleh dicontoh. Langsung aja vaksin via Halodoc.

    BalasHapus
  2. Pas anak kedua kemarin sempet worried pas mau vaksin MMR kosong di mana-mana. Taunya pemerintah lagi ngadain vaksin MR yang baru untungnya trus dapet dari Posyandu. Kalau yang gede dulu masih harus ke dokter dan bayar mayan mahal tapi gak papa sih yag penting anak sehat.

    BalasHapus
  3. Beruntungnya sekarang udah ada aplikasi Halodoc ya mba,jadi memudahkan kita sebagai masyarakat agar dapat konsultasi kesehatan tanpa harus tatap muka. Apalagi dengan kondisi sekarang, tidak memungkinkan untuk berada diluar rumah ingin menanyakan seputar vaksin itu sendiri.

    BalasHapus
  4. Buat saya, Halodoc ini emang luar biasa membantu dalam hal medis. Baca artikelnya, jadi mulai mikir nih untik vaksin, secara sejak lulus sekolah udah gapernah mikirin vaksin hehe.

    BalasHapus
  5. Waktu saya nanya vaksin flu di Jerman sini, ditanya lah sama dokternya "mana buku vaksin dari kamu kecil sampai dewasa?". Waduh saya bingung, karena saya sendiri ngga pegang, dan kayaknya ngga mungkin masih ada dan seingat saya ketika sudah dewasa, saya belum pernah divaksin.

    Kalau pulang ke Indonesia, harus coba Halodoc ini untuk konsultasi.

    BalasHapus
  6. Yap, saya juga sekeluarga pro-vaksin karena demi kebaikan kita sendiri dan salah satu bentuk ikhtiar kita dalam menjaga tubuh ciptaan Allah SWT ini.

    BalasHapus
  7. Wah penting banget ini melakukan vaksin buat kita2 orang dewasa ya Mbak Ais... selama ini kadang kita memprioritaskan apa2 buat anak2 eh lupa kl diri sendiri harus vaksin juga hehe... nice share Mba Sayang....

    BalasHapus
  8. Ternyata aplikasi Halodoc membantu sekali ya buat yang masih parno datang vaksin ke RS. Yuk ah segera installll..

    BalasHapus
  9. Aku pengen vaksin HPV deh, coba ah tanya eh sekaligus konsultasi di Halodoc. Siapa tahu nemu tempat yang cocok dan terdekat dari tempat tinggal. Enggak perlu repot antri juga kan kalau lewat Halodoc tuh daftar buat konsultasi secara langsung. Keren memudahkan

    BalasHapus
  10. Halodoc memang rekomended ya kak, jadi gak perlu takut untuk datang ke tempat kesehatan. Konsultasikan dulu di halodoc tentang masalah kesehatan, bisa beli obat dan vaksin juga.

    BalasHapus
  11. Vaksin menjadi Salah satu alternatif ikhtiar kita menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi

    BalasHapus
  12. Halodoc emang membantu banget sih kak. Soalnya di masa pandemi begini riskan juga kalo lama-lama ngantri di rumah sakit. Dengan halodoc kita bisa atur jadwal vaksin ya kak

    BalasHapus
  13. Aku lagi nabung, pengen banget vaksin HPV. Soalnya harganya lumayan kan ya. Biar bisa mencegah. Ngecek harganya pun dari Halodoc. Jadi bisa up to date terus

    BalasHapus
  14. Halodoc memang sangat mantul dan sangat membantuuu

    BalasHapus
  15. Zaman pandemi gini mmg paling pas konsul apa2 online. Akupun kmrn pas mau vaksin anak tanya2 dl smp cari homecare, jadi halodoc ini cm bs di jogja apa gmn mbak?

    BalasHapus
  16. Wah lengkap banget dirimu membahas vaksin. Keren ini.

    Halodoc komplit juga ya pelayanannya dalam memudahkan masyarakat.

    BalasHapus
  17. wah halodoc update bgt sama layanannnya ya Mbak Dian, bisa jadi solusi kita yang mau vaksin dan mau reservasi di rumah saja ya

    BalasHapus
  18. bener nih, vaksin ini bisa membantu banget ya memproteksi kita dari penyakit berbahaya. makanya anak-anak juga harus full dikasih vaksinnya nih, biar gak kena penyakit aneh-aneh dan insyaallah selalu sehat. makasih sharingnya mba.

    BalasHapus
  19. vaksin salah satu upaya meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit. bayi rentan kena penyakit karena imunitasnya masih rendah, sehingga vaksin dianjurkan untuk bayi atau baalita

    BalasHapus
  20. Tunggu kak , aku sepertinya belum pernah di vaksin2 deh dari SMA kalau ga salah inget, ternyata orang dewasa perlu vaksin juga, ya udah dehh nanti aku konsultasi di Halodoc yang bisa lewat online ya tanpa antri.

    BalasHapus
  21. Halodoc sangat membantu keluarga Indonesia ya kak,baik yang ingin berkonsultasi maupun berobat.
    Tentunya juga bisa konsultasi seputar vaksin untuk orang dewasa juga bisa dong ya, soalnya sama kayak aku yang belum begitu tau mengenai vaksin ini.
    Yang setau aku vaksin untuk anak balita ketika di posyandu.

    BalasHapus
  22. Nah aku juga baru tahu influenza ini ada vaksinnya. Sebenernya perlu juga agar kita gak gampang sakit ya mbak

    BalasHapus
  23. Ternyata banyak juga ya vaksin yang dibutuhkan orang dewasa. Saya belum semua nih

    BalasHapus
  24. jadi ingat ada wacana kalau guru bakal jadi yang pertama kali dapat vaksin.

    BalasHapus
  25. Kalau baksin buat anak saya disiplin menerapkannya dan tidak pernah terlambat... sementara untuk orangtuanya...hmm sejauh ini belum ya kak... harusnya disiplin menyuntikkan vaksin..

    BalasHapus
  26. Halodoc ini bener memudahkan kita di jaman now untuk lebih efesien dan efektif dalam mencari informasi dokter

    BalasHapus
  27. Nah, ketika dewasa gak pernah vaksin lagi kecuali saat hamil. Sepertinya harus dikontrol ya kak. Btw, halodoc memang direkomendasikan ya, supaya hilang was was pergi ke tempat kesehatan.

    BalasHapus
  28. Vaksin itu cukup penting, tapi kebanyakan orang terhambat biaya untuk mendapatkannya..

    BalasHapus
  29. Saya baru tau lho klo orang dewasa juga perlu vaksin, tapi ternyata fungsinya untuk menambah daya tahan tubuh ya. Kapan dan berapa kali seharusnya orang dewasa mendalat vaksin kak?

    BalasHapus
  30. Banyak juga vaksin dewasa ya, saya cuma pernah TT dan hepatitis saja. Mungkin saya akan coba juga yang lain.

    BalasHapus
  31. Alhamdulillah, anak-anakku vaksinnya lengkap. Justru mak dan bapaknya nih yg belum coba vaksin dewasa. Sepertinya ini perlu dibicarakan dengan si bapak, karena penting banget ya ternyata.

    BalasHapus
  32. Vaksinasi ternyata dibutuhkan oleh segala usia ya Mbak. Kalau ingat vaksinasi, entah kenapa saya jadi selalu ingat kegiatan penyuntikan vaksin di sekolah waktu SD dulu, saya sampai kabur karena takut disuntik. Padalah tujuannya kan baik ya, tapi namanya juga anak-anak.

    Tapi kalau sudah dewasa begini, apa masih takut disuntik? Kalau saya harus menjawab, jawabannya : masih

    BalasHapus

Hai... Maaf komen dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya