Tampil Cantik Modal Tipis Mungkinkah?


Hai - hai - hai bagaimana kabarnya sahabat blogger? Lagi sedih pasti kalau skincare menipis sementara kebutuhan dapur juga barengan habisnya? Dont worry  nggak usah menangis ataupun cari bahu lain buat bersandar yang penting merendah sedikit dari standart yang biasa kita pakai lalu lanjut berdoa semoga masa susah ini cepat berlalu. Aamiin.

Akhir-akhir ini sadar nggak kalau banyak joke, meme dll yang memojokan kaum Adam? Biaya cantik itu mahal, modalin dong kalau pengen istrinya cantik. Bukan malah melirik yang masih bening. Kan cantik itu butuh biaya hehehe "Peace" padahal menurut kak Steffi Fauziah biar cantik dan elegant di depan suami cukup pakai dress, and it's work. 

Cobain deh, saya sudah membuang jauh-jauh baju dinas aka daster panjang saya sejak beberapa tahun yang lalu. Nyaman sih, tapi nggak cantik. Kesannya sudah emak-emak banget. Nah kalau tetap mau pakai bahan kain daster/batik coba pilih yang mode dress yukensi atau berlengan pendek. Usia sih boleh menua tapi jiwa harus tetap muda. Yee kan, makanya penampilan apa yang kita pakai memang menentukan. Ajining diri soko busono.

Tapi kan cantik butuh modal yang tidak sedikit? Yups totally agree. I fell you, sayapun dulu begitu jor-joran kalau masalah perawatan wajah. uang suami kalau nggak kita habiskan takutnya malah dihabiskan buat yang lain kan ya. (Hahahaha maafkan kesesatan istrimu ini mr Alba)

Balikpapan  ini kota besar, segala skincare perawatan mulai dari salon biasa yang sekali facial cuma Rp 150.000  sampai yang sekali lasser Rp 1.500.000 juga ada. Roller, jet pell, botox, messotherapi, whitening  vit c inject/infus seolah menjadi kebutuhan yang tak terelakan.

Dan sayapun sempat jadi korban yang menyenangkan dong gonta-ganti skincare. Dari Innasa, Erha, Ersa, Natasha, Ksc, Niar, Lbc, Artur dll. Mana yang lagi hits dan kelihatan nyata hasilnya saya pindah kesana. Percayalah perawatan skincare atau klinic kecantikan itu bikin ketagihan.  Dokter yang ramah, mbak-mbak yang memanjakan facial, pijitan juga snack serta minuman hangat yang memuaskan. Belum Selesai perawatan satu lari ke satunya yang lain. 

Kala semua itu harus berakhir

Jadi ada satu titik balik dimana suatu siang yang lumayan terik dokter kandungan mewanti-wanti agar saya menghentikan perawatan wajah kalau saya mau beneran promil.

"Sebenarnya nggak papa, tapi alangkah baiknya kalau pakai skincare yang aman dan light saja. "

Eh kenapa gitu nasehatnya. Pasti karena dokter ini iri melihat wajah glowing saya *geer deh saiya* meski berat saya turuti juga nasehat dokter tersebut.

Lalu saya tiba-tiba teringat satu waktu konsul dengan dokter kecantikan beliau mewanti-wanti nanti kalau pas hamil kesini ya, resep kosmetiknya diubah. what's? Jadi sebenarnya seaman apapun skincare yang sudah ada logo halal Mui pun tetep nggak terlalu bagus efeknya bagi tubuh.

Promil, survive Dengan  kosmetik Aman

Memiliki berat badan yang bertambah 22 kg dan wajah yang break out parah adalah konsekuensi yang saya dapatkan waktu promil. Tapi jangan salahkan promilnya juga. BB bertambah karena saya jarang gerak, bedrest total sementara asupan nutrisi, susu, obat sangat berlebih.

Begitu lepas dari skincare jangan tanya bagaimana kusamnya wajah saya. Bruntusan, jerawat, flex, break out parah deh. Boro-boro mau selfie, keluar rumah aja malu. 

Saya gonta ganti kosmetik dari sariayu, wardah, biokos hingga sampai ke pilihan terakhir Viva. Asli saya nggak ada harapan apa-apa. Cuma sekedarnya saja pakai cleanser, toner, air mawar, pelembab, alas bedak dan bedak. total nggak sampai Rp 50.000 bisa dipakai 2 bulanan lebih.

Pikir saya kala itu kusam nggak papa deh nanti kalau berhasil hamil, trus lahiran bisa perawatan lagi. Nggak sampai 2 bulan paling glowing lagi. 

Tapi, saya kaget dong dengan hasil kosmetik murah sejuta umat ini, ternyata saya cocok. Sampai detik ini juga setia dengan produk-produk viva, meski nggak glowing tapi so far aman di wajah tentu saja aman di dompet hehehe.

Bagaimana? Masih marah-marah sama suami karena nggak kasih uang lebih buat biaya perawatan wajah. Jangan ya, wajah cantik itu pada dasarnya nggak perlu glowing banget. Cukup bersih, bebas jerawat, wajah moist dan nggak kering. enough. Terlebih sekarang banyak kamera atau aplikasi yang bikin foto kita bening kan? Seperti faceapp dll.

Sayang uangnya (kalau saya sih) buat ke skincare. Habis jutaan kalau nggak perawatan lagi proses mengembalikan kondisi kulit ke normal berat banget.

Mending ditabung buat biaya haji, umroh, kasih orang tua dan saudara yang membutuhkan. Ssstt... Percayalah kalau kita nggak boros, pintar memanage uang gaji suami yang diserahkan ke kita, suami bisa makin sayang lho.


Get notifications from this blog

16 komentar

  1. wah setuju banget tips nya wajah cantik ga hrs pake perawatan mihil..yg penting wajh rajin dibersihkan dan dikasih pelembab ya mbak btw kok samaan ya sy jgvpake produk viva bagus dan terjangkau harg nya ya hehe

    BalasHapus
  2. Cantik tanpa riasan itu bagus, pakai kosmetik Syah aja asal yang halal dan terjamin walau murah

    BalasHapus
  3. Hihi setujuuu Mbak Aisyah... suami sy jg pernah blg gitu, cantiknya istri tuh kl sifatnya jg cantik. Plus pinter mengelola keuangan kelg deuhhh misua klepek2 dweehhh

    BalasHapus
  4. Viva ini produk legendaris yang udah banyak menyelamatkan kantong sejuta umat ya, kak. Cuma sayangnya daku ini ga telatenan jadi ga begitu bisa pakai dua pembersihnya. Kalau maskernya masih suka dan cocok

    BalasHapus
  5. Kalau saya milih skincare itu yang penting cocok buat kulit wajah. Mahal tapi worth it sih nggak apa-apa (semangat cari duitnya). Tapi syukurlah wajah saya malah sering cocok sama produk produk murce. 😁 Kalau pun ada produk bagus tapi over budget, biasanya saya cari yang komposisinya hampir mirip tapi harganya lebih miring.

    BalasHapus
  6. Hai Mba Ai. Mata Mba Ai cantik sekali. Kayak mata kucing. Hehehe. Duh, aku banget ini. Seumur2 aku pakai skincare itu cuma perawatan rambut haircare pake Erhair dari Erha. Itu pun gara2 stres abis lahiran sehingga Rambut ku rontok bangetttttt. Dan aku ngerasain banget kantong jebol. Cuma perawatan rambut aja bisa jutaan. Wkwkwk. Apalagi perawatan wajah? Bener kata orang, selain skincare juga harus ada rekening-care. Hihihi

    BalasHapus
  7. Viva on dari zaman mamaku masih muda selalu membuat wanita cantik tanpa kantong bolong ya kak ..
    Membantu banget sih ini kak

    BalasHapus
  8. mba promilnya apa? kok bisa sampai breakout? tapi emang ya wajah berjerawat itu nyebelin haha. saya juga wajahnya tipe oily dan gampang banget jerawatan. tapi semenjak nikah udah enggak. Alhamdulillah. makasih sharing skincarenya mbaa.

    BalasHapus
  9. Aku juga pake Viva kak buat milk cleanser dan tonernya. Sekarang lagi pake yg green tea. Enak banget di wajah

    BalasHapus
  10. Untuk mengganti daster dengan dress juga butuh biaya atuh Saayy.

    Kalo aku gak bisa pake yang pendek-pendek, soalnya masih serumah ama bumer, dan ada abangnya suami di sini.

    BalasHapus
  11. Jadi kosmetik bisa mengganggu promil atau kehamilan? Wah, saya baru tahu. Dan merk Viva itu memang udah legend kali ya

    BalasHapus
  12. Bener,Mbak. Sayang uangnya kalo ke klinik yg mahal - mahal itu. hahaha...Saya ga berani perawatan ke klinik karna kuatir ketergantungan atau malah bikin wajah jd rusak. Jadi, mending pakai produk yang aman,alami, dan halal saja trus teratur pemakaiannya. In sya Allah kulit sehat terawat :D

    BalasHapus
  13. perawatan mahal bukan jaminan jadi cantik
    karena cantik asalnya dari hati hea hea heaa

    BalasHapus
  14. memnag tampil cantik tidak harus dengan barang yang berharga mahal, setiap hari cuci muka dan pake bedak dan pelembab biasa juga sudah cukup asal cocok dengan kulit kita. tapi aku juga varu tau ternyata kosmetik bisa mempengaruhi kehamilan.

    BalasHapus
  15. Aku juga termasuk yang ga rempong kak kalau mengenai skincare, pilih yang ga merogoh dalam kantong kak tapi cocok ga asal murah juga sih.

    BalasHapus
  16. Wah saya udah nggak ngerti deh kalau sudah berkaitan sama skincaree gini wkkwkwk

    BalasHapus

Hai... Maaf komen dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya