2 Cara Mengisi Liburan Yang Menyenangkan

Hi everybody apa kabarnya hari ini? Di hari jumat yang penuh berkah ini Bagaimana keadaannya? Sudah mulai bosan di rumah? Sama, saya pun juga. 
*curcol mode on* nggak papa mari Saling menguatkan sebagai emak-emak yang biasanya super power full menjadi emak-emak rumahan yang sholehah.
Rindu Ta'lim, pengajian, jalan bareng teman, kulineran,  nonton, dan tentu saja rindu buka toko. Meski hasilnya tak seberapa tapi menghasilkan uang sendiri itu menyenangkan. Sekedar info, Ketika tulisan macam begini dibuat berarti dompet saya sedang menipis sementara lihat kalender gajian suami masih lama wkwkwk. Abaikan kalimat terakhir.

Tapi apapun itu stay at home adalah hal yang paling bijak untuk kita lakukan sat ini. Hal yang terbaik untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Jadi sabar sabar ya. Banyak kog hal-hal positif yang bisa kita lakukan dari rumah selain mengerutu dalam hati yang tidak ada manfaatnya

Ingat Allah, ingat Dosa kejar pahala.
Nah agar nggak mati bosan hal terbaik yang paling bisa kita lakukan adalah mendekatkan diri kepada Allah, berusaha menambal sulam dosa dan kesalahan kita di masa lalu. 

Ingat-ingat deh dosa apa yang sering kita lakukan sama Allah dan Soulmate aka suami. Meski Kadang kita tahu itu bukan lupakan dosa besar tapi tetap aja berawal dari titik-titik bisa menjadi noda. Nah saat berada di dalam rumah begini adalah waktu yang tepat untuk kita Muhasabah diri lalu mencari cara untuk memperbaiki nya

1. Memperbaiki hubungan dengan Allah

Pernah nggak sih merasa putus asa dengan keadaan sekarang ini. Kalau saya jujur iya. Setiap sore melihat live dari instagramnya pak Walikota membuat dada deg-deg an tak menentu. Angka odp, pdp, bahkan yang positif covid 19 semakin hari semakin bertambah.

Kemana lagi hati akan mencari ketenangan kalau tidak memasrahkan diri pada pemilik hati, Allah swt. Banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan agar semakin dekat dengan Allah.

- Menjaga wudhu kita dari waktu ke waktu.
Sebagai pedagang di pasar terkadang susah bagi saya untuk tetap menjaga wudhu. Nggak mungkin juga saya bolak-balik ke toilet untuk wudhu. Kecuali pas waktu sholat zuhur, ashar ataupun magrib. Nah dengan berada di rumah ini Saya berusaha banget untuk bisa menjaga wudhu saya setiap saat. Believe me, ini bisa menjadi perubahan yang sangat baik saat kita bisa terus menjaga wudhu pikiran kita menjadi sangat tenang.

- Sholat di Awal waktu
Saat kita sibuk bekerja, biasanya akan sangat susah untuk bisa sholat tepat di awal waktu. Berulangkali bahkan saya sholat menjelang akhir waktu. Terlebih bila banyak pembeli ataupun waktu stock barang datang. Tanpa sadar kita telah melalaikan Allah. Please, maafin saya Ya Allah.

Saat berada di rumah begini sudah seharusnya kita mengubah semua kebiasaan buruk tersebut. Adzan berkumandang kita sudah siap diatas sajadah dengan menggunakan mukena. Semoga bisa terus istiqomah begitu seterusnya.

- Sholat Sunah tanpa terburu-buru
Di hari biasa jangankan sholat sunah, salat wajib sangat terburu-buru. Nah di momen seperti ini kita bisa memperbaiki sholat Sunnah kita. Dimulai dari salat qobliyah ba'diyah, lalu dilanjut salat Tahajud dan salat Dhuha.

Saat kita sudah membiasakan mengerjakan salat salat sunah tersebut Percaya deh hati kita akan menjadi lebih tenang

- Membayar hutang puasa Ramadhan atau Puasa Sunah

Bulan Ramadhan sudah didepan mata Siapa yang masih memiliki hutang puasa? Hayo tunjuk tangan. Segera lunasi hutangmu ya gaes agar tidak semakin menumpuk. Bulan puasa tinggal beberapa hari lagi nih.

Bagi yang tidak memiliki hutang boleh nih waktu yang tersisa ini kita mencoba untuk latihan puasa Ramadhan. Misalnya puasa Senin. Kamis.

-Tilawah Al Qur'an setiap saat
Di saat hati kita merasa galau, lelah, letih, cemas melanda. Membaca (tilawah) kitab suci Al Qur'an terbukti bisa menenangkan jiwa kita. Karena Alquran adalah kitab yang diberkahi oleh Allah, yang dapat menuntun kita ke jalan yang lurus tidak ada sedikitpun kebatilan di dalamnya.

Selain itu membaca Alquran adalah sebaik-baiknya amal perbuatan yang dapat menjadi syafaat (penolong) kita di hari kiamat.

-Mendengarkan Tausiah, nasyid di Youtube

Dimusim pandemi seperti saat ini, kita memang dilarang untuk mengikuti kajian-kajian atau perkumpulan yang bersifat memgumpulkan orang banyak. Seperti ta'lim pengajian dan lain-lain yang biasa kita lakukan untuk mendengarkan tausiyah ustadzah ustadz.

Tapi tak ada yang tidak mungkin, zaman sudah sangat maju sekarang. Hanya bermodalkan kuota internet kita bisa kau tetap mendengarkan tausiah di YouTube ataupun di radio-radio dan di televisi. Jadi nggak ada alasan kan meskipun kita berada di rumah kita tetap bisa mengikuti kajian Islami.

2. Memperbaiki hubungan suami - istri
Kira-kira dosa apa sih yang paling besar yang kita lakukan terhadap suami? Kalau saya sih, mudah ngambek, suka ngeyel atau membantah, sesekali pernah marah apalagi kalau pas pms. Nah pas nih waktunya untuk menebus kesalahan. Apalagi kalau suaminya sedang berada di rumah (work from home)

-Manjakan suami dengan menu favoritnya.
Di musim pandemi gini rasanya jajan diluar menjadi pilihan terakhir. Yang paling aman ya masak sendiri. Meski Agak repot karena harus masuk ke dapur minimal sehari 3 kali untuk menu makan. Belum lagi untuk bikin kue, jajanan, ataupun kudapan manis. Tapi, rasa lelah itu terbayar kog saat melihat ekpresi puas di wajah suami saat menghabiskan makanan kita.

- Ciptakan kenangan Indah Bersama
Selama ini ketemu suami berapa jam sekali dalam 24 jam? Suami ngantor dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Sementara saya berada di toko dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam. Pulangnya sisa-sisa kelelahan.

Hari Sabtu dan Minggu terkadang diisi dengan jadwal di luar suami mancing bersama gank-nya, Sementara saya sibuk dengan arisan, shopee, tokopedia dan terkadang kegiatan blogger. Fix nggak lagi sehat hubungan. Jarang ada bener-bener waktu 24 Jam Bersama.

Nah dengan adanya stay-at-home ini kita bisa benar-benar punya waktu berdua yang sangat berkualitas. Berjemur di pagi hari, olahraga pagi, ataupun di sore hari main badminton di pekarangan sebelah rumah.

Oh ya setelah merebaknya virus corona ini suami melarang saya untuk berbelanja baik kepasar maupun di minimarket. Semua hal yang pergi keluar rumah di handle sama beliau, terharu kan? Terlihat banget tanggung jawab dan rasa sayangnya terhadap keluarga untuk melindungi.

- Manjakan Pandangan suami

Selama stay at home Apa kabar baju dinas? Kita tidak lagi perlu menggunakan gamis beserta jilbab panjang. Singkirkan jauh-jauh daster batik yang konon rasanya sangat nyaman itu. Siapkan babydoll cantik, lingerie yang seksi buat suami jatuh cinta lagi dan lagi kepada kita.

Percayalah memanjakan mata suami itu berpahala. Selain juga membuat suami makin sayang sama kita. Nah kalau udah Sayang apapun pasti akan diberikan kepada kita. Trust me it's work


Get notifications from this blog

29 komentar

  1. Wah yang terakhir saya mau sharing sama istri, hahahaha...

    Ini sih banyak ya, bukan cuma 2, hehe. Mungkin Allah nyuruh umat manusia untuk introspeksi diri di rumah. Nyuruh kita lebih dekat sama keluarga. Jangan keluyuran. Mungkin itu hikmahnya ya Mba...

    BalasHapus
  2. InsyaAllah, ini menyenangkan dunia akhirat bun... Meskipun bagi saya tidak mudah he he .

    BalasHapus
  3. Awww bagian yang menyenangkan pandangan suami jadi mesam mesem saya k. Tapi bener banget ya hal itu sesekali harus dilakuin katanya ya k. Semoga wabah segera berlalu dan kegiatan hari-hari bisa kembali normal aamiin

    BalasHapus
  4. Himbauan #dirumahsaja banyak positifnya ya kak, apalagi untuk pasangan pasutri. Bikin harmonis dan merawat hubungan ya..

    BalasHapus
  5. Mengisi liburan dengan kegiatan bermanfaat tentunya bikin hati jadi lebih bahagia dan tenang ya. Juga pikiran lebih positif, sehingga imun tubuh juga meningkat
    Satu yang aku suka dari kondisi sekarang adalah rutinitas ibadah yang selalu bersama-sama dalam keluarga, dari pagi sampai malam

    BalasHapus
  6. Kerja gak libur libur, bosan. Libur gak kerja kerja juga bosan.. jadi merasa berdosa karena kurang bersyukur..

    BalasHapus
  7. Waduh mau mengomentari apa nih secara saya masih S*ng**lillah jadi belum waktunya untuk mengetahuinya.

    BalasHapus
  8. Setuju sih tips2nya, terutama memperbaiki hubungan dengan Allah.
    Kl ma pasangan, jd pusing juga ya jumpa terus, hal kecil jd bertengkar haha curhat, soalnya kl kerja kan ad kangennya dan taunya beres aja pas sampe rumah phahaha

    BalasHapus
  9. Wabah corona memang membuat banyak hal utuk dilakukan dari rumah. Meski seperti libur, tapi tidak libur kali ini tidak bisa menikmatinya dengan berada di luar rumah. 2 tips yang dibagi rasanya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  10. Bener banget nie kak, karena belum punya suami nanti tips yang manjakan mata suami di note nie kak wkwkw. Semoga selaku diberi kesehatan dan keberkahan ya kak aisyah dan keluarga

    BalasHapus
  11. mandi parfum kalo saya mah, biar hubungan suami istri makin mesra hahaha, suami saya tuh seneng banget udah. istrinya di kelonin terus dah. eh eh ini bahas kemana hahaha.

    BalasHapus
  12. Bener sekali, ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan saat dirumah supaya kita tidak bosan.

    Iya mbak, saat ini saya lebih suka masak. Soalnya saat hari kerja masaknya yang mudah saja. Paling nasi dan telur. Jadi saat libur ini saya punya banyak kesempatan untuk membuat aneka menu masakan☺

    BalasHapus
  13. Ada sisi positif dari negatifnya kehadiran virus ini ...semoga kita bisa memetiknya ya kak..

    Pas bagian terakhirnya.. bagian memanjakan suami..hmmm...oke beklah... kasian yg jomblo kk πŸ‘πŸΎπŸ‘πŸΎ

    BalasHapus
  14. iya mbak kuantitasnya jadi banyak bersama keluarga semoga sejalan dengan kualitas kita bangun

    BalasHapus
  15. Semua pada school from home atau work from home. Memang, kuantitas kebersamaan dengan keluarga meningkat, tapi belum tentu kualitasnya ya mba. Ayah di rumah mah tetap kerja kan? Jadi harus kualitasnya yang digenjot. Khusus urusan perut nih mba, duuuh selama musim karantina mandiri ini kayaknya timbangan kita sekeluarga bakal geser ke kanan deh ini. Hihihi. Secara emak bikin makanan terus di dapur.

    BalasHapus
  16. Ngejleb banget pas baca bagian tentang shalat sunnah yang jangan terburu-buru itu. Memang harusnya ibadah wajib atau sunnah harus dilakukan dengan tuma'ninah ya Mbak

    BalasHapus
  17. Siapkan babydoll cantik, lingerie yang seksi buat suami jatuh cinta lagi dan lagi kepada kita..


    Hmm, kalau saya mba.. justru suka kalau istri pakai daster lho kalau di rumah, ya asal bukan yang udah rombeng :)

    BalasHapus
  18. Saya jadi mengingat-ngingat.. Nyimpen lingerie saya lupa dimana #eaaa makasiy tipsnya mba

    BalasHapus
  19. Memperbaiki hubungan dengan Allah...Insya Allah selalu ditingkatkan dan memnag kesempatan baik saat ini ya Mbak
    Kalau soal lingerie..setuju aja, asal jangan sampai setelah WFH banyak yang bergaris biru dua hahaha

    BalasHapus
  20. Bener banget mb liburan diisi dgn aktivitas mendekatkn diri pd Allah dan kluarga. Diambil positifnya mb musim corona smg cpt berlalu...

    BalasHapus
  21. qiqiqi lingerie ya mba itu pakaian dinasku juga kalo d rumah HAHAHA, semoga wabah ini membuat kita makin refleksikan diri ya, sebagai teguran juga dari Allah

    BalasHapus
  22. aku setuju kak dengan tulisan mbak ini, liburan jadi berkualitas karena apa yang kita lakukan juga banyak manfaatnya. lebih dekat pada Tuhan dan keluarga. thanks kak

    BalasHapus
  23. Banyak hikmah karena datangnya si virus ini, makin memperbaiki hubungan dg Alloh Swt. Juga hubungan dg keluarga. Mungkin yg berkurang hanya dipendapatan sj, hehe.

    Semoga pandemi ini segera berlalu, ada obat untuk menyembuhkannya.
    Aamiin

    BalasHapus
  24. Yuni udah maksimal tahap bosannya. Tapi mau maksa keluar juga nggak mau ambil resiko. Ya sudah, akhirnya menikmati saja. Hehehe

    BalasHapus
  25. Hihihiii poin terakhir bikin mesem sendiri deh...
    Semua yang dituliskan benar adanya dan memang itulah yang dapat kita lakukan di saat seperti ini ya mba

    BalasHapus
  26. Memperbaiki hubungan dengan Allah. Ini iya banget, kak. Selama di rumah aja jadi bisa punya waktu luang dan lebih santai beribadahnya. Enggak terburu-buru lagi.

    BalasHapus
  27. Bener banget ih, rindu ngumpul-ngumpul
    rasanya kalau taklim via video tuh beda banget sama dateng langsung
    semangatnya dapet, aura positifnya dapet banget :(

    BalasHapus
  28. Saya mau lingerian cm bs di kamar aja deh,,Mba Ais.. Scr anak² yg pesantren kan di rumah tuh, sungkan jg kl pake yg minim² di rumah ahaha, padahal cuaca lg panas enaknya emang cari pakaian yg adem yak hihi...

    Skuyy semangat jd istri salehah, menyenangkan pandangan suami yaa

    BalasHapus
  29. Kalo wanita bisa melakukan itu, berkah banget idup ya. Mungkin dianyang kelak boleh pilihasuk dari pintu mana saj.

    BalasHapus

Hai... Maaf komen dimoderasi dulu sebelum dipublikasi ya